Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Paser, Abdul Kadir mengatakan sebanyak 608 paket disalurkan kepada warga di Kecamatan Long Kali. “Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban masyarakat yang terkena bencana banjir. Penyalurannya kami serahkan secara langsung ke pihak kecamatan," ucap Abdul Kadir.
Kadir mengatakan penyampaian bantuan merupakan bentuk tindakan cepat Pemda Paser atas peristiwa banjir yang terjadi. “Nantinya sembako tersebut akan di salurkan sesuai dengan skala prioritas. Hal tersebut telah sesuai dengan Standar Operasi Prosedur (SOP) dalam penanganan bencana banjir,” ungkap Kadir.
Penyaluran bantuan dilakukan di titik aman di dekat lokasi bencana. Untuk di Kecamatan Long Kali bantuan diserahkan di Kantor Kelurahan Longkali, untuk di Kecamatan Komam dan Muara Samu juga sudah disalurkan.
Adapun anggaran yang digunakan dalam penyaluran bantuan tersebut, merupakan bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Paser dan APBN.
"Berdasarkan pertemuan bersama, kami memutuskan untuk menyalurkan bantuan melalui anggaran APBN dan APBD Kabupaten ditambah lagi anggaran APBD Provinsi, hal ini kami lakukan karena kami ingin melakukan tindakan cepat," terang Kadir.
Sementara itu Plt. Camat Longkali M Arfah mengharapkan kondisi banjir bisa segera surut, mengingat kondisi air sungai Telake saat ini surut. Untuk di Kecamatan Longkali terdapat 15 Desa yang terdampak banjir.
"Semoga saja kondisi banjir bisa segera surut, sampai saat ini kami mendata terdapat 15 desa yang terdampak banjir di Kecamatan Longkali dengan ketinggian air mencapai 1 meter," ucap M. Arfah.
Berkaitan dengan bantuan yang disalurkan, ia menegaskan akan segera menyalurkan kepada warga yang membutuhkan, dengan mengutamakan skala prioritas. “Semoga saja bisa membantu warga yang saat ini terkena musibah banjir,” pungkasnya.
Terlihat, sejumlah Kecamatan di wilayah Kabupaten Paser terendam banjir. Hingga saat ini sudah tercatat 1.100 KK yang mengalami banjir. Tidak hanya pemukiman warga yang terendam banjir, juga terdapat ribuan hektar lahan pertanian dan kebun warga yang terendam. (Lanjutan) (adv)
Editor: Rusdianto