"Inovasi dalam operasional IPA SPAM dirancang agar tidak terlalu membebani anggaran pemerintahan desa karena bisa beroperasi dengan memanfaatkan tenega surya dan diuntungkan dengan gaya gravitasi," kata Fahmi.
Pengelolaan IPA SPAM di Desa Keladen nantinya akan diserahkan kepada Pemerintahan Desa Keladen, sepenuhnya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
"Karena ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, kami berharap bisa dijaga dan dirawat bersama supaya manfaatnya bisa terus dirasakan," pesannya.
Peresmian IPA SPAM tersebut merupakan salah satu implementasi visi-misi Paser Maju, Adil, Sejahtera (MAS) karena air bersih juga menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.
"Secara bertahap kami akan terus bergerak memenuhi setiap kebutuhan masyarakat di desa sampai terwujud visi dan misi Paser MAS," tegas Fahmi.
Sementara Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Asnawi mengatakan kapasitas IPA SPAM sebanyak 1,5 liter perdetik dalam proses penyalurannya tidak menggunakan bahan kimia, namun menggunakan pasir selika.
"Penggerak motor mesin menggunakan listrik yang di tampung dalam baterai melalui tenaga surya. Sementara untuk penyaringan air, peralatan ini menggunakan pasir selika, jadi tidak lagi menggunakan bahan kimia," kata Asnawi. (adv)
Penulis : Dwi Cahyo
Editor: Aspian Nur