"Tetap membenahi fundamental, dan infrastruktur. Pemerintah berupaya meningkatkan daya saing bangsa dengan menerapkan hilirisasi sumber daya alam dan menghentikan ekspor bahan mentah," ucap Jokowi.
Saat ini pemerintah telah memulai untuk menghentikan ekspor bahan mentah seperti nikel. Kemudian, Pemerintah akan menghentikan ekspor bahan mentah timah dan tembaga. Selain itu, Pemerintah juga memperbaiki hal fundamental di sektor pangan dan energi agar Indonesia memiliki ketahanan dua komoditas strategis tersebut.
Menanggapi arahan presiden tersebut Fahmi Fadli menjelaskan setiap poin arahan Jokowi seperti sektor infrastrukur menjadi fokus di visi dan misi Paser Maju, Adil, Sejahtera (MAS).
"Melalui Paser MAS program infrastruktur bagian dari implementasi mewujudkan keadilan bagi seluruh masyarakat Paser," ucap Fahmi.
Secara bertahap Pemerintah Kabupaten Paser terus melakukan upaya percepatan pembangunan infrastruktur. Ia bertekad melakukan percepatan pembangunan terhadap beberapa permasalahan infrastruktur, agar pembangunan merata.
"Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Paser melakukan percepatan pembangunan infrastruktur berupa jalan, jembatan, irigasi, termasuk beberapa infrastruktur dasar lain," ungkapnya.
Pemkab Paser pun memperhatikan beberapa faktor dalam membangun infrastruktur jalan terutama faktor ekonomi yang dapat mendorong kesejahteraan rakyat. Seperti pembangunna infrastruktur di kawasan pertanian kawasan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan lainnya.
"Dengan dilaksanakannya percepatan pembangunan. Tentu kami berharap pertumbuhan ekonomi akan berkembang secara merata sesuai visi-misi Paser MAS," Fahmi Fadli mengakhiri. (adv).
Penulis : Dwi Cahyo
Editor: Aspian Nur