"Selama masa pandemi Covid-19, kegiatan pendidikan mengalami gangguan pembelajaran atau learning loss. Untuk mengatasi kondisi ini, maka diperlukan strategi pemulihan pembelajaran yaitu kurikulum," ucap dr Fahmi Fadli, Selasa (6/9/2022).
Guna mendukung upaya peningkatan kompetensi dilingkungan pendidikan, Pemkab Paser juga membuat program satu guru satu laptop. "Peningkatan pendidikan perlu didukung oleh berbagai elemen. Dalam hal ini pemberian bantuan berupa laptop yang digunakan sebagai pendukung peningkatan proses pendidikan di kelas," ucapnya.
Selain dukungan terhadap pelaksanaan program di lapangan, bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab telah melaksanakan penyaluran bantuan kepada wali siswa berupa seragam sekolah untuk anaknya.
"Bantuan juga diberikan kepada wali siswa tingkat SD dan SMP berupa bantuan seragam yang ditujukan kepada peserta didik baru," ungkapnya.
Lebih jauh dia berharap pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang banyak menggunakan platform digital membuat peserta didik bersemangat dalam proses pembelajaran, sehingga implementasi Kurikulum Merdeka berjalan dengan baik.
"Karena ini sejalan dengan misi kami kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing menjadi salah satu penopang menuju Paser MAS, Kabupaten PASER yang Maju, Adil dan Sejahtera," pungkasnya. (adv)
Penulis : Dwi Cahyo
Editor : Maruly Zainuddin