Kepala Disnakertrans Madju Simangunsong melalui Kabid Pelatihan dan Pemagangan Kerja (P2K) Ahmad Reyad menyampaikan, Kabupaten Paser mendapatkan tiga paket bantuan pembangunan BLK Komunitas.
"Tiga bantuan BLK Komunitas yang diterima, seluruh terfokus pada komunitas santri. Jadi untuk tahap ini BLK Komunitas di bangun di lingkungan santri," ucap Ahmad Reyad, Jumat (17/6/2022).
Adapun tiga komunitas santri yang mendapatkan bantuan tersebut, yakni Pesantren Bina Iman di Kecamatan Paser belengkong Workshop Kejuruan Teknik Informatika, Pesantren Datu Ismail di Kecamatan Kuaro Workshop Kejuruan Teknik Informatika dan Pondok Pesantren Al Ikhsan Kecamatan Tanah Grogot Workshop Kejuruan Multimedia.
"Bantuan dari kementerian berupa bangunan gedung, informasi saat ini juga akan ada bantuan lagi berupa peralatan untuk kegiatan pelatihan di BlK Komunitas ini," ungkapnya.
Namun demikian ia mengakui bahwa, saat ini Disnakertrans Kabupaten Paser memiliki tugas yakni mempersiapkan izin operasional BLK Komunitas tersebut. Selain itu, di tahun 2022 ini juga instruktur dari tiga BLK Komunitas tersebut telah menjalani pelatihan khusus dari kementerian ketenagakerjaan.
"Saat ink kami masih persiapkan agar tiga BLK Komunitas ini bisa memiliki ijin operasional. Tahun ini juga dari masing-masing BLK Komunitas sudah memberangkatkan 2 calon instruktur untuk mengikuti pelatihan khusus di jakarta," jelasnya.
Adanya bantuan BLK Komunitas tersebut, diakuinya sangat membantu pemerintah Kabupaten Paser alam mempersiapkan pemuda Kabupaten Paser agar memiliki kualitas SDM yang mumpuni dan berdaya saing.
"Sebagai bentuk syukur kami dengan adanya bantuan kami, maka kami akan melakukan monitoring dan menjalankan pelatihan di BLK Komunitas ini. Semoga saja tahun depan masih ada bantuan lagi," harapnya mengakhiri. (Adv)
Penulis: Dwi Cahyo
Editor: Supiansyah