Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemeriksaan alat kelengkapan penanggulangan bencana yang dimiliki oleh masing-masing instansi baik itu dari unsur TNI/Polri, BPBD, Manggala Agni, Satpol PP, Dishub, Tahura Lati Petangis dan Pemadam Kebakaran.
Dalam sambutannya, H. Kaharuddin menyampaikan bahwa apel gelar pasukan dilaksanakan guna menyamakan persepsi dan langkah antisipasi dalam penanggulangan bencana.
"Tujuan dilaksanakannya apel pasukan ini salah satunya menyamakan persepsi untuk melangkah dan menyatukan tekad dalam menanggulangi bencana di wilayah Kabupaten Paser," ucapnya.
Menurutnya, seluruh instansi dan para pemangku kepentingan sudah seharusnya berkoordinasi dan bersinergi dalam menanggulangi bencana. Terlebih pada Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
"Sinergitas dalam menjaga kondusivitas lingkungan sangat perlu dilakukan. Selain itu perlu juga mengajak dan mengimbau kepada perusahaan serta petani untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, karena selain akan mengakibatkan dampak kabut asap juga dipastikan akan berkonsekuensi dengan hukum," jelasnya. (ADV).
Penulis : Dwi Cahyo
Editor: M.Huldi