"Penyalahgunaan narkotika sampai saat ini juga masih sangat mengkhawatirkan. Terlebih bagi generasi muda, makanya disini pemerintah kabupaten terus berupaya untuk melakukan pencegahan dan terus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya narkotika," ujar H. Kaharuddin. Jumat (10/7/2020.
Ia mengakui, Kabupaten Paser menjadi daerah di Kaltim yang peredaran narkoba tergolong tinggi. Dia mengajak semua pihak terkait bekerjasama memberantas peredaran narkoba.
"Pada dasarnya mencegah penyalahgunaan narkotika ini menjadi tanggungjawab bersama. Baik pemerintahan, aparat penegak hukum bahkan masyarakat secara luas. Makanya kita harus bekerjasama untuk melawan narkotika," terangnya.
Dengan upaya bersama, ia berharap angka penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Paser mengalami penurunan.
"Semoga saja angka penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Paser bisa menurun dan masyarakat bisa paham dan sadar akan bahaya narkotika. Supaya ke depan pembangunan di Paser ini bisa semakin baik lagi," pungkasnya. (ADV).
Penulis : Dwi Cahyo
Editor: M.Huldi