Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Paser Muhammad Fauzi mengatakan, ada beberapa unit RLH yang belum bisa direalisasikan.
"Ini keputusan pusat, kami hanya menjalankan permintaan dari kementrian. Termasuk juga dengan adanya refocusing anggaran," ucap Fauji, Senin (8/7/2020).
Kasi Pengembangan dan Pembangunan Perumahan DPKPP Kabupaten Paser Aji Mochamad Tommy menyebutkan, RLH yang bersumber dari APBD sebanyak 118 unit. Baru terealisasi sebanyak 54 unit.
Kemudian untuk rehab, dari 72 unit, baru terealisasi sebanyak 30 unit. Sedangkan untuk pembangunan RLH dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sampai saat ini masih tertunda anggarannya.
"Untuk DAK sendiri informasinya itu terpending. Kami sampai saat ini masih menunggu kelanjutannya," terangnya.
Namun demikian, kata dia, secara teknis Pemkab Paser siap untuk melanjutkan pembangunan. Tinggal menunggu kucuran anggaran dari kementrian terkait.
"Apapun keputusannya, itulah yang akan kami laksanakan," pungkasnya. (ADV PEMKAB PASER).
Penulis : Dwi Cahyo
Editor: M.Huldi