Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Paser Haerul Saleh menyampaikan, sejak pendataan pihaknya sudah memerintahkan untuk melibatkan RT.
"Supaya bantuan yang diserahkan ini nanti benar dan tepat sasaran," ucap Haerul, Sabtu (9/5/2020).
Ia juga meminta agar setiap ketua RT bisa menginformasikan kepada warga yang menerima BLT tersebut tetap berada di rumah.
"Kalau warga yang menerima bantuan ini semua di rumah dan bisa ditemui, maka petugas kami di lapangan juga bisa lebih cepat untuk menyelesaikan administrasi penyaluran dan menyerahkan buku tabungan serta ATM kepada yang bersangkutan," ujarnya.
Saat disinggung akses menuju rumah warga, ia menyadari bahwa tidak seluruh rumah warga dapat dijangkau dengan mudah.
"Situasional saja. Jika memang akses jalannya sulit dilewati ya berarti ada teknis yang bisa menyesuaikan. Termasuk juga warga yang pada saat didatangi rumahnya namun yang bersangkutan tidak berada di tempat. Ini bisa saja ketua RT yang memanggil dan proses administrasi kepemilikan buku rekening dan penyerahan ATM bisa dilakukan di rumah RT. Intinya BLT harus tersalurkan," pungkasnya. (ADV)
Penulis : Dwi Cahyo
Editor: M.Huldi