“Kami datang melapor, proses pembangunan bandara yang dimulai dari tahap perizinannya yang sembilan item itu sudah terpenuhi, termasuk lokasi sudah dibebaskan, sudah sertifikat semua dan penetapan lokasi sudah dilakukan,” kata Boni.
Menyambut usulan itu, Gubernur Isran Noor menyambut baik. Menurutnya, ia akan memperjuangkan usulan tersebut ke pusat.
“Kita usulkan saja ke Kementerian Perhubungan. Saya sendiri yang akan menyampaikan pada Kementerian Perhubungan,” terang gubernur.
Selain itu, gubernur mendukung untuk dilakukan percepatan pembangunan bandar udara dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 miliar pada sektor sisi daratnya.
“Akan berkoordinasi dengan Bappeda agar anggaran kita Rp100 Miliar ini diusulkan untuk mendukung bandara ini,” jelas gubernur.
Gubernur juga mengingatkan untuk segera menyelesaikan dokumen lampiran, MoU segera untuk di desain.
”MoU dengan kementerian, kalau kita sudah sepakat tidak ada masalah antara Provinsi Kaltim dengan Kabupaten Mahulu. Dan kemudian sisi darat merupakan tanggung jawab provinsi,” tuturnya. (Adv)
Penulis: Jerry Lukas
Editor: Supiansyah