Pada kesempatan ini, peserta pelatihan diajarkan membuat batik Mahulu dengan motif keindahan batu dinding yang terkenal di Mahulu dengan memanfaatkan sumber daya alam lilin lebah dan pewarna yang ramah lingkungan berupa remasol. “Kita mempunyai banyak motif yang indah untuk dijadikan batik,” ujar Wakil Bupati Mahakam Ulu, Yohanes Avun.
Pelatihan semacam ini sendiri adalah salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan SDM dalam rangka akselerasi peningkatan ekonomi kreatif. Dalam kegiatan ini juga diharapkan terjalin komunikasi antara pelaku ekonomi kreatif di Mahulu dengan profesional ekonomi kreatif tingkat provinsi.
Mengingat ekonomi kreatif merupakan aktivitas yang membutuhkan kreativitas, ide, kecerdasan serta sentuhan langsung dari manusia, oleh karena itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah melalui program ini ingin mendorong mobilitas daerah untuk terus berkembang.
Hal ini dilakukan guna meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam, memberdayakan pasar ekonomi kecil menengah yang berbasis data dan perluasan lapangan kerja termasuk penempatan masyarakat melalui optimalisasi potensi sumber daya daerah berbasis pemberdayaan masyarakat pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan. (Adv)
Penulis: Jerry lukas
Editor: Maruly Zainuddin