Bantuan pompa air yang diserahkan ini diperuntukkan untuk pemadam kebakaran hutan dan lahan, yang akan di koordinir oleh para petinggi.
Bupati Mahulu menjelaskan, ini merupakan upaya, Pemerintah Kabupaten Mahulu dalam mendukung program pemerintah Pusat untuk menjaga kebakaran hutan.
"Pompa air yang dibagikan ini, untuk mengantisipasi kebakaran hutan, karena ini sudah masuk dalam musim pembukaan lahan untuk masyarakat berladang, sebagaimana kebiasaan yang sering dilakukan oleh masyarakat Mahulu," kata Bonifasius.
Penyerahan bantuan pompa air ini, akan di bagikan secara bertahap ke kampung, sesuai dengan peruntukannya.
"Bagi kampung-kampung yang belum menerima, untuk bersabar penyerahan bantuan ini, akan disalurkan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan anggaran," tuturnya.
Bupati juga mengimbau, bagi masyarakat Mahulu yang membuka lahan untuk membuat ladang, agar berhati-hati dalam membakar ladang.
"Saya pasti yakin masyarakat Mahulu, pasti sudah ada strategi dalam membuka ladangnya, agar tidak terjadi kebakaran hutan, karena ini sudah turun temurun dilakukan, namun tidak ada salah kita saling mengingatkan untuk tetap berhati-hati, lebih baik lagi apa bila membuka lahan dengan cara tidak di bakar," harapnya. (adv)