
"Bantuan ini merupakan implementasi program prioritas yang masuk dalam visi dan misi kami untuk membantu masyarakat Mahulu yang kurang mampu," kata Bonifasius.
Kendati saat ini kondisi keuangan daerah masih minim namun bantuan seperti ini terlebih dimasa pandemi Covid-19 tetap diprioritaskan. "Perlu tetap kami prioritaskan, guna membantu mengurangi dampak yang dirasakan, terutama bagi kategori yang memperoleh bantuan," sebutnya.
Sementara iPelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial (Plt Kadinsos) P2PA Petrus Juk menambahkan masing-masing kecamatan mendapatkan bantuan tersebut namun hari ini, secara simbolis dibagikan di wilayah Kecamatan Long Apari.
"Sebagai rinciannya penerima bantuan ini di wilayah Kecamatan Long Apari ada lansia 144 orang, disabilitas 27 orang, PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) 21 orang, dan kategori duda 11 orang,"ujar Petrus.
Besar bantuan yang diterima perorang masing-masing kategori sejuta rupiah yang diterima sekali dalam setahun.
"Secara keseluruhan jumlah yang memperoleh bantuan ini, untuk lansia 1.273 orang, disabilitas 313, PMKS 243 orang, duda 107 orang, yang terbagi di lima kecamatan," paparnya
Diharapkan melalui bantuan ini masyarakat yang menerima bisa terbantu dan santunan dapat dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari. (Adv)
Editor: Aspian Nur