Berdasarkan addendum yang telah disepakati beberapa saat lalu, perkantoran yang sejatinya tuntas pada September diperpanjang kontraknya hingga Desember mendatang, dengan melihat situasi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan juga kondisi medan yang cukup menyulitkan proses pembangunan.
“Setelah kita melihat kemungkinan memang progressnya lumayan baik, dan juga kita melihat dari jadwal yang disusun mereka memang masih dalam standar, artinya tidak molor dari jadwal yang mereka susun,” ujar Wabup Avun saat ditemui belum lama ini.
Ia berharap PT Brantas Abipraya selaku kontraktor pelaksana dapat menambah jumlah pekerja di lokasi pembangunan. Walau saat ini disebutkannya sudah ada sekitar 300 pekerja di lokasi, namun untuk mengejar target hingga akhir tahun dibutuhkan tenaga kerja yang lebih banyak lagi.
“Kantor Bupati dan Bappelitbangda itu menurut jadwalnya selesai di Desember, tapi kita takutkan masalah cuaca dan segalam macam, itu yang harus kita antisipasi maka perlu penambahan tenaga kerja lagi,” tandasnya.
Ditambahkannya, target yang bakal dicapai sampai akhir tahun ini sebatas hanya pada pembangunan fisik tiga gedung itu saja, untuk kelengkapan seperti furniture, interior, taman, jalan, dan sebagainya akan dilakukan pada tahun 2022 dengan melihat ketersediaan anggaran daerah. (adv)
Penulis: Yosafat G
Editor : Bambang Irawan