Bonifasius yang ditemui, Rabu (15/9), menyakini tanggal 20 September mendatang Mahulu bisa dinyatakan zona hijau, melihat kasus yang kian hari semakin sedikit.
“Strategi tetap jalan seperti biasa saja, sudah terbukti sekarang kan tinggal 12 orang saja kalau tidak salah, habis itu kan hijau,” ungkap Bupati.
Ketika diminta tanggapannya prihal penetapan status Mahulu yang masuk Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, Bonifasius dengan gamblang menyebut penetapan tersebut hanya merupakan kekeliruan data saja, karena pada kenyatannya Mahulu terus menunjukan tren penurunan kasus harian.
“Kita lihat nanti sampai tanggal 20, data sudah disetor semua, kita lihat level berapa, atau ngak ada level, atau bagaimana,” katanya.
Sebelumnya, Kadinkes P2KB Mahulu Agustinus Teguh Santoso menyebut memang ada beberapa data yang tidak sinkron antara Dinkes P2KB Mahulu dengan Dinkes Provinsi, yang kemudian menyebabkan Mahulu pada 6 September lalu dinaikan statusnya dari PPKM Level 3 menjadi Level 4.
“Kalau tidak ada orang yang terpapar, artinya kita sudah hijau, sudah tidak ada level-level lagi, artinya sudah normal kembali,” tandas Boni. (adv)
Penulis: Yosafat G
Editor : Bambang Irawan