"Keberadaan puskesmas ini merupakan salah satu sarana penunjang bagi masyarakat kedepannya, khususnya di kampung Ujoh Bilang dan sekitarnya, dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat dan terjangkau, sesuai kondisi, potensi dan kemampuan yang ada," terang Boni.
Ia yakin bahwa dengan adanya fasilitas perawatan medis dan sarana yang memadai sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal.
"Sejak tahun 2016 lalu kita telah membangun Puskesmas Pembantu di setiap kampungnya. Kemudian di lima kecamatan, kita telah membangun puskesmas berstandar nasional. Dan untuk memenuhi pelayanan kesehatan di bagian hulu dan hilir riam, Pemerintah Daerah juga telah membangun Rumah Sakit Pratama di Datah Dawai dan Ujoh Bilang,"paparnya.
Adapun peruntukan dari dibangunnya Puskesmas Ujoh Bilang Uniti II sebagai pusat pelayanan penanggulangan Covid-19 di Ujoh Bilang. Langkah ini diambil, guna memutus rantai penularan Covid-19 dengan perhatian utama pemerintah adalah kesehatan masyarakat.
"Namun juga jika terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 Pemerintah merasa masih perlu menyiapkan unit tambahan, untuk mengatasi lonjakan kasus tersebut. Salah satunya adalah pemanfaatan gedung baru Puskesmas Ujoh Bilang sebagai Unit Pelayanan Covid Centre, hingga batas waktu yang belum ditentukan atau hingga kondisi pandemi ini berakhir,"ungkap Boni.
Selain itu juga Bonifasius Belawan Geh selaku Bupati Kabupaten Mahakam Ulu berpesan kepada seluruh tenaga medis maupun kepada para pramedis untuk untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dengan menerapkan prinsip 5M, menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisas.
"Penerapan protokol kesehatan yang ketat oleh Pemerintah memang berimbas kepada ketidaknyamanan dalam kehidupan bermasyarakat. Namun itu semua adalah semata-mata untuk melindungi masyarakat Mahakam Ulu. Mari kita sama-sama terus berupaya dan berdoa agar kondisi pandemi ini dapat cepat berlalu,"Terang Boni.[adv]
Penulis : Rendi Rifaldy
Editor : Rusdi