Lonjakan terbesar terjadi pada 2024 dengan total 5.206 penerima melalui dua tahap penyaluran. Sementara itu, tahun 2025 mencatatkan 4.015 penerima dalam satu kali pembukaan, menjadikannya gelombang terbesar sejak program ini berjalan.
Program beasiswa ini berfokus pada penguatan sumber daya manusia (SDM) di Kutai Kartanegara. Pemerintah daerah mendorong perluasan akses pendidikan bagi pelajar, mahasiswa, dan santri, sekaligus menekan angka putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.
Beberapa faktor turut mendorong peningkatan jumlah penerima, antara lain kenaikan anggaran tahunan, perbaikan mekanisme seleksi, serta tingginya minat masyarakat terhadap bantuan pendidikan.
Kabag Kesra, Dendy Irwan Fahriza, menegaskan bahwa tren positif ini merupakan bukti keseriusan pemerintah daerah dalam pengembangan SDM.
“Tren kenaikan ini menunjukkan bahwa pengembangan SDM menjadi prioritas Pemkab Kukar. Puncaknya pada 2025, dengan 4.015 penerima dalam satu kali pembukaan gelombang terbesar sejak program beasiswa ini berjalan,” ujarnya.
Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat kebijakan beasiswa melalui evaluasi dan penyempurnaan skema penyaluran.
Penyesuaian kebutuhan bantuan bagi pelajar dan kampus juga akan menjadi fokus, sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas SDM Kukar pada tahun-tahun mendatang. (Adv)