Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa peran guru menjadi fondasi utama dalam pembangunan daerah, terutama dalam menghadapi transisi ekonomi dari industri ekstraktif menuju non-ekstraktif.
Menurutnya, perubahan arah pembangunan daerah menuntut kesiapan SDM yang unggul dan adaptif. Untuk itu, keberadaan guru menjadi pilar utama dalam mencetak generasi yang mampu beradaptasi dengan tantangan transformasi ekonomi.
“Ketika kita bicara peralihan dari industri ekstraktif ke non-ekstraktif, sumber daya manusia menjadi sesuatu yang penting. Dan ketika kita bicara SDM, ya peran gurulah yang paling utama,” ujarnya.
Ia menekankan kualitas anak didik hanya dapat dicapai jika para pendidik terlebih dahulu memiliki kompetensi dan kesejahteraan yang memadai. Menurutnya, peningkatan mutu guru adalah langkah strategis yang harus dilakukan secara konsisten dan terukur.
“Kita harus memastikan guru-guru yang berkualitas, baik dari sisi kesejahteraan maupun kompetensi. Ini semangat kita,” tegasnya.
Aulia juga menyampaikan sejumlah program strategis dalam kerangka Kukar Idaman Terbaik telah disusun untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan peran guru di seluruh wilayah Kukar.
Ia berharap program-program tersebut dapat mempercepat pembangunan sektor pendidikan dan membawa dampak nyata bagi generasi mendatang.
“Dengan program-program Kukar Idaman Terbaik yang sudah kami susun, kita berharap dunia pendidikan, khususnya para guru di Kabupaten Kutai Kartanegara, menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. (adv)
Editor: Erwin