Menurut Arianto, prestasi yang diraih Kelurahan Baru merupakan wujud nyata implementasi Visi dan Misi Kukar Idaman Terbaik, khususnya tercermin dalam misi ke-4 pada Program RT Ku-Terbaik.
“Selamat dan sukses bagi Kelurahan Baru atas terpilihnya sebagai juara pertama lomba BBGRM tingkat provinsi Kaltim, ini bentuk implementasi Visi Misi Kukar Idaman Terbaik yakni gotong royong dalam Program RT Ku-Terbaik,” kata Arianto kepada Korankaltim.com, Senin (24/11/2025).
Dijelaskan Arianto, program RT Ku-Terbaik merupakan dedikasi Kukar Idaman Terbaik, yang ditujukan untuk mendorong dan mengoptimalkan peran lembaga RT sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas ketertiban dan kenyamanan warga, dengan memperkuat Program Rp50 Juta menjadi minimal Rp150 Juta per-RT dan dapat terus ditingkatkan sesuai dengan kapasitas fiskal daerah, program ini diarahkan pada penguatan hubungan sosial kemasyarakatan, keamanan, keagamaan, bina lingkungan, prasarana dan sarana umum pada skala RT, serta memperkuat penyediaan data administrasi kependudukan yang lebih aktual dan valid yang dikemas dalam program swakelola tematik sesuai dengan hasil musyawarah RT yang sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.
Dalam hal mengawal proses pelaksanaan program, maka diperkuat dengan peningkatan kapasitas Pendekar Idaman, dengan pola kerja yang terstruktur, responsif, cakap dalam mengelola dinamika pembangunan desa/kelurahan secara bertanggung jawab.
Khusus untuk meningkatkan ketenteraman dan ketertiban umum, maka diperkuat dengan optimalisasi aparat keamanan di tingkat satuan wilayah terkecil (desa/kelurahan) yakni Penyediaan bantuan operasional Babinsa dan Babinkamtibmas, serta untuk memperkuat aktivitas pemberdayaan masyarakat di wilayah desa/kelurahan, maka alokasi RT dapat menunjang peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dengan memberikan bantuan operasional/insentif, selanjutnya pola distribusi alokasi program per RT diperkuat pula dengan pengalokasian anggaran per tahun secara proporsional berdasarkan jumlah Kepala Keluarga (KK), dengan alokasi minimal sebesar Rp1 Juta per KK.
Arianto berharap raihan prestasi ini bisa menginspirasi banyak pihak dan menjadi dorongan semangat bagi seluruh kelurahan dan desa betapa pentingnya kegiatan gotong royong di masyarakat.
“Semoga terus bisa meningkat lagi partisipasi gotong royong masyarakat Kutai Kartanegara, ini bukan hanya kebanggaan warga Kelurahan Baru atau pun Kecamatan Tenggarong, tapi ini kebanggaan bagi Kutai Kartanegara,” ucapnya.
Diketahui, pada lomba BBGRM Tingkat Kaltim ini, banyak prestasi ditorehkan perwakilan asal Kukar, dua Posyandu dari Muara Badak dan Samboja Serta dua RT teladan dari Sidomulyo Anggana dan Sarijaya Sangasanga mendominasi penghargaan dari Pemprov Kaltim.
Penghargaan bagi para pejuang gotong royong sosial kemasyarakatan ini diterima dalam acara Rakor Posyandu se Kaltim Di Gedung Olah Bebaya Samarinda Kaltim, Kamis (20/11/2025).
Kegiatan ini dibuka secara daring Oleh Ketua TP Posyandu Kaltim Syarifah Suraidah Harum dan dihadiri jajaran TP Posyandu Kaltim, perwakilan Pemkab dan Pemkot se Kaltim serta 18 peserta Lomba Posyandu, RT dan BBGRM se Kaltim.
Lurah Baru, Bayu Ramandha Bani Nugraha menegaskan penghargaan ini untuk pertama kalinya diraih Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2025. Kukar akhirnya berhasil meraih peringkat pertama lomba BBGRM tingkat Provinsi setelah 3 tahun sebelumnya hanya di posisi kedua dan ketiga.
“Momentum BBGRM adalah implementasi dari regulasi yang telah dilaksanakan masyarakat suatu wilayah secara terus menerus dan terstruktur terhadap variabel variabel penilaian yang ada di dalamnya. Ini tentunya merupakan kebanggaan dan kado terindah bagi kita semua,” ucap Bayu.
Apa yang sudah terlaksana oleh masyarakat Kelurahan Baru sampai saat ini diharapkan untuk dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi kualitas dan kuantitas gotong royong di segala bidang. (adv)
Editor: Erwin