Dalam upacara resmi yang digelar pada Minggu pagi, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan penghormatan mendalam kepada seluruh guru yang telah berdedikasi mencerdaskan kehidupan bangsa.
Bupati Kukar menegaskan bahwa peringatan ini bukan hanya seremoni, tetapi sarana apresiasi dan penghormatan bagi para guru yang terus berjuang di garis terdepan dunia pendidikan.
“Peringatan ini diharapkan dapat menjadi sarana apresiasi dan penghormatan masyarakat terhadap dedikasi seluruh guru dan para pendidik yang hebat, yang tiada kenal lelah berjuang mencerdaskan anak bangsa,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa November telah ditetapkan sebagai Bulan Guru Nasional sesuai Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Seluruh satuan pendidikan pun didorong untuk mengadakan kegiatan kreatif guna memperkuat budaya penghargaan terhadap profesi guru. Menurutnya, budaya penghargaan penting karena “guru adalah arsitek utama peradaban yang memegang kunci kualitas sumber daya manusia di masa depan.”
Aulia menyampaikan bahwa penghargaan yang layak bukan hanya menjaga martabat pendidikan, tetapi juga menjadi energi bagi guru untuk terus berinovasi.
“Memuliakan guru pada hakikatnya adalah memastikan tegaknya kemajuan bangsa dan daerah yang bermartabat,” tegasnya.
Di hadapan para guru, Bupati Aulia juga menyampaikan rasa terima kasih secara pribadi. Ia mengakui bahwa perjalanan hidupnya tidak lepas dari bimbingan para guru. “Setinggi apa pun jabatan seseorang, ia tetaplah seorang murid yang berutang budi kepada gurunya,” katanya.
Aulia juga menyinggung pentingnya semangat guru dalam mendidik, sebagaimana disebut dalam semboyan pendidikan Islam bahwa ruh seorang guru adalah unsur terpenting dalam keberhasilan pembelajaran. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru yang telah berperan membentuk generasi Kukar yang terdidik dan berakhlak.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Aulia memastikan Pemkab Kukar akan terus meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme tenaga pendidik. Melalui program Kukar Idaman Terbaik, pembangunan sumber daya manusia ditempatkan sebagai prioritas utama. “Kuncinya ada di tangan Bapak dan Ibu guru semua,” ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan, pemerintah daerah menyerahkan penghargaan kepada guru berprestasi, melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, serta menggelar ramah tamah bersama pengurus PGRI. Aulia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran PGRI atas terselenggaranya upacara tersebut.
“Terima kasih Bapak dan Ibu guru semua, jasamu sungguh tiada tara. Semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah pengabdian yang kita ayunkan bersama,” tutupnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur