Kegiatan yang dipusatkan di Taman Kota Raja Tenggarong, itu menampilkan puluhan pelaku UMKM dan wirausaha muda dari berbagai kecamatan sebagai bagian dari program Kukar Idaman Terbaik.
Bupati Kukar melalui Asisten III Dafip Haryanto menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Koperasi.
Menurutnya, sesi perkenalan yang dilakukan pada pembukaan menjadi wadah untuk mengetahui siapa saja pelaku usaha yang hadir, khususnya ibu-ibu pelaku UMKM yang selama ini aktif mengikuti pembinaan. “Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan produk-produk UMKM sekaligus menjadi ajang pemasaran,” ungkapnya.
Dafip menyebutkan bahwa seluruh peserta yang ikut dalam kegiatan ini telah melalui proses seleksi, termasuk mereka yang mengikuti program inkubasi UMKM. Ia berharap kegiatan ini mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas produk UMKM yang telah dibina pemerintah.
“Silakan datang setiap hari untuk melihat langsung rangkaian kegiatan dan produk lokal terbaik yang ditampilkan,” tuturnya.
Sementara itu, Kabid Kepemudaan Dispora Kukar, Derry Wardhana, menilai Pekan Pesta Rasa sebagai ajang yang sangat meriah dan penuh energi kreatif anak muda. Banyak wirausaha muda memamerkan produk kuliner dan kerajinan melalui tenant yang tersedia. “Ini bukti konsistensi pemerintah dalam membina pelaku UMKM dan wirausaha muda. Pembinaan, pelatihan, dan dukungan terus diberikan agar mereka makin berkembang,” kata Derry.
Ia menjelaskan bahwa sejak 2020 sampai 2025, pemerintah telah mendata sekitar 2.500 wirausaha muda melalui program Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri.
Mereka merupakan pelaku usaha baru yang terus menunjukkan perkembangan, baik dari sisi inovasi produk, kemasan, hingga pemasaran digital. Banyak dari mereka kini berani tampil dan memperkenalkan produknya ke masyarakat luas.
Menurut Derry, berbagai pelatihan dari perangkat daerah turut meningkatkan kualitas komunikasi dan keterampilan bisnis wirausaha muda. Pemerintah juga terus memfasilitasi legalitas usaha melalui Forum Kewirausahaan Pemuda, termasuk layanan pembuatan NIB, sertifikasi halal, hingga pelayanan keliling ke kecamatan. “Legalitas sangat penting karena menjadi fondasi untuk pengembangan usaha dan akses permodalan,” jelasnya.
Pemerintah berharap kegiatan seperti Pekan Kuliner dan Kerajinan serta Pekan Pesta Rasa dapat terus berlangsung secara berkala. "Selain untuk memajukan UMKM dan wirausaha muda, event ini juga diyakini mampu memperkuat perekonomian daerah melalui inovasi produk lokal yang semakin kompetitif," pungkasnya. (adv)