Salah satunya terlihat dari konsistensi dan kenaikan signifikan jumlah hewan kurban yang disalurkan setiap tahun oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar.
Kepala Bagian Kesra Kukar, Dendy Irwan Fahriza, mengungkapkan bahwa sejak tahun 2022 hingga 2025, pemerintah daerah menyalurkan total ratusan ekor sapi untuk mendukung pelaksanaan ibadah kurban di berbagai kecamatan.
“Tahun 2022 itu 35 ekor, 2023 juga 35 ekor. Kemudian naik signifikan mulai tahun 2024 dan 2025, yakni masing-masing sebanyak 152 ekor sapi,” ujarnya.
Adapun khusus di anggaran perubahan, tahun 2024 dan 2025 dialokasikan 152 ekor sapi, terdiri dari 150 sapi Bali dan 2 sapi Limousin.
Jumlah ini menjadi bukti bahwa Pemkab Kukar tidak hanya menjaga konsistensi, tetapi juga meningkatkan kapasitas bantuan agar manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat.
Dendy menyebut peningkatan jumlah hewan kurban ini merupakan salah satu wujud nyata transformasi dari Kukar Idaman menuju Kukar Idaman Terbaik, sebuah fase penguatan program dengan prioritas pada kesejahteraan masyarakat, pemerataan bantuan, serta penguatan nilai keagamaan.
“Naiknya itu memang di tahun 2024 dan 2025. Pemerintah daerah ingin lebih banyak masyarakat merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Program ini setiap tahun mendapat respons positif dari warga dan pengurus masjid yang menerima bantuan. Selain mendukung ibadah kurban, penyaluran hewan ini juga menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial, kebersamaan, dan nilai-nilai religius di tengah masyarakat Kukar.
Dengan meningkatnya alokasi hewan kurban, Pemkab Kukar berharap pelaksanaan Hari Raya Iduladha di seluruh wilayah Kukar dapat berjalan lebih merata, inklusif, dan penuh keberkahan. “Kami memastikan bahwa distribusinya tepat sasaran dan manfaatnya semakin besar bagi masyarakat,” pungkasnya. (adv)