Beasiswa Kukar ini salah satu bentuk implementasi visi misi Kukar Idaman Terbaik tertuang pada Misi 1 yaitu Terbaik dalam mewujudkan pemenuhan dan pemerataan pelayanan dasar kesehatan, pendidikan dan perlindungan sosial.
Adapun progres realisasinya misi mulia tersebut yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar resmi mengumumkan penundaan jadwal pengumuman hasil seleksi penerima Beasiswa 1.000 Guru Sarjana Tahun 2025.
Informasi ini disampaikan melalui surat pemberitahuan bernomor B-250/DISDIKBDU/800.1.4.1/11/2025 yang diterbitkan pada 3 November 2025.
Dalam pengumuman tersebut, Disdikbud menjelaskan proses seleksi seluruh kategori beasiswa masih berlangsung dan memerlukan waktu tambahan untuk memaksimalkan verifikasi data serta mencocokkan seluruh persyaratan peserta.
Penundaan ini berlaku untuk semua kategori, mulai dari Beasiswa Prestasi, Beasiswa Yatim Piatu, Beasiswa Pra-sejahtera, Beasiswa 1.000 Guru Sarjana, hingga Beasiswa Berkebutuhan Khusus.
Semula, hasil seleksi direncanakan diumumkan pada Senin, 3 November 2025. Namun, Disdikbud menyampaikan bahwa pengumuman baru akan diinformasikan kembali setelah keseluruhan proses verifikasi dinyatakan tuntas.
“Beasiswa ini dilaksanakan karena adanya keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan perhatian kepada peserta didik, namun pengumumannya kita tunda dulu,” plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, Jumat (14/11/2025).
Penundaan ini disebut sebagai langkah untuk memastikan data penerima benar-benar valid dan sesuai ketentuan. Disdikbud Kukar menegaskan pengumuman hasil seleksi nantinya hanya akan dirilis melalui kanal resmi, yakni website dan media sosial Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara serta Disdikbud.
Dengan penundaan ini, pemerintah memastikan proses seleksi beasiswa tetap transparan, akuntabel, dan berjalan sesuai prosedur demi menjamin bahwa para penerima nantinya benar-benar memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.
Pihaknya, memastikan bahwa proses verifikasi beasiswa masih terus berlangsung dan membutuhkan ketelitian tambahan sebelum hasil seleksi diumumkan. “Ini semua masih direview lagi supaya tidak ada salah-salahan nantinya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, verifikasi dilakukan menyeluruh karena adanya beberapa perubahan teknis yang harus dipastikan terlebih dahulu sebelum diumumkan secara resmi.
Terkait besaran bantuan, dijelaskan pula bahwa nilai beasiswa berbeda sesuai kategori pendidikan. Untuk tingkat SD, besaran bantuan berada di kisaran Rp400 ribu, sementara tingkat SMP mencapai sekitar Rp700 ribu. Adapun untuk kategori Calon Guru Sarjana, bantuan mengacu pada kebutuhan pendidikan masing-masing penerima.
“Calon guru itu biasanya Rp5 juta per tahun, menyesuaikan dengan sisa semester mereka,” jelasnya.
Ia memberi contoh, jika seorang mahasiswa calon guru hanya menyisakan dua semester lagi, maka total bantuan yang diberikan mengikuti kebutuhan tersebut. “Kalau tinggal setahun ya tinggal Rp5 juta,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, ia imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan menunggu informasi resmi selanjutnya dan menegaskan seluruh data penerima akan disampaikan sebelum tahun anggaran berakhir.
“Saya kira, mohon bersabar. InsyaAllah sebelum akhir tahun anggaran selesai akan diumumkan,” tandasnya. (Adv)
Editor: Erwin