“Untuk pelatih kita mengirim 41 orang dan ofisial sebanyak 14 orang. Seluruhnya siap mendukung atlet-atlet Kukar dalam meraih prestasi terbaik di Popda XVII,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh atlet Kukar telah melewati masa persiapan intensif melalui Training Center (TC) Mandiri, yang dilaksanakan pada 17–19 Oktober 2025. Program ini menjadi bagian penting dalam pembinaan sekaligus pematangan teknik dan mental para atlet sebelum bertanding.
“TC Mandiri ini bukan hanya latihan fisik, tapi juga pembentukan karakter dan kesiapan mental untuk menghadapi tekanan kompetisi,” terangnya.
Popda XVII Kaltim tahun ini dipusatkan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebagai tuan rumah utama. Sebanyak 12 cabang olahraga (cabor) akan dipertandingkan, di antaranya atletik, pencak silat, taekwondo, woodball, kickball, bulu tangkis, panahan, tinju, menembak, bola voli, sepak bola, dan basket.
Namun, karena keterbatasan sarana dan prasarana di PPU, beberapa kabupaten/kota lain turut mendukung penyelenggaraan pertandingan sejumlah cabor. Aji menilai hal itu justru menjadi momentum kebersamaan antar-daerah dalam membina prestasi pelajar di Kalimantan Timur.
“Popda ini bukan hanya soal perebutan medali, tapi juga ajang silaturahmi dan pembuktian hasil pembinaan olahraga pelajar di masing-masing daerah,” kata Aji.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh atlet Kukar dapat menjunjung tinggi sportivitas dan semangat juang. “Kita ingin Popda ini menjadi tempat bagi atlet muda Kukar untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, sekaligus membangun mental juara yang tangguh dan berkarakter,” tutupnya. (Adv)