Kali ini, ia memimpin agenda pembagian alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa power traktor kepada petani, yang dilaksanakan di kawasan wisata Bukit Mahoni.
Dalam kesempatan tersebut, Rendi menyampaikan bahwa pemilihan Bukit Mahoni sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Selain sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian, Pemkab Kukar juga ingin memperkenalkan potensi wisata yang ada di wilayahnya. “Agenda kami sengaja dilaksanakan di Bukit Mahoni, sekaligus untuk memperkenalkan titik-titik wisata yang ada di Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Ke depan kegiatan pemerintahan tidak hanya akan terpusat di kantor atau ruang rapat, melainkan dapat dilakukan di destinasi wisata lokal. Langkah ini diharapkan mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat sekitar sekaligus memperluas promosi pariwisata Kukar.
“Mudah-mudahan ke depan, ketika kita ingin menyerahkan bantuan atau melaksanakan kegiatan pemerintahan, bisa dilakukan di tempat-tempat wisata yang ada di Kutai Kartanegara,” ucapnya.
Rendi menuturkan, bantuan alsintan yang diserahkan kali ini merupakan bentuk dukungan nyata bagi sektor pertanian. Banyak wilayah di Kukar yang secara geografis tidak dapat dijangkau oleh mesin besar seperti combine harvester, sehingga penggunaan power traktor menjadi solusi yang efektif.
“Kondisi tanah dan lapangan di beberapa daerah kita memang tidak memungkinkan dijangkau mesin besar. Power traktor ini diharapkan bisa menjawab tantangan tersebut,” jelasnya.
Selain penyerahan alsintan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan peninjauan bantuan lain seperti program bedah rumah yang dilaksanakan oleh Baznas Kukar bersama Bank Syariah Indonesia (BSI). Menurut Rendi, sinergi lintas lembaga ini menjadi bukti kuatnya kolaborasi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kukar. “Bantuan dari Baznas dan lain sebagainya juga akan kita tinjau berikutnya, yaitu bantuan bedah rumah,” katanya.
Wakil Bupati Kukar juga mengungkapkan bahwa kegiatan kali ini membawa manfaat ganda. Selain memperkuat sektor pertanian melalui distribusi empat unit power traktor, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat. “Hari ini lumayan banyak sih, ada empat mesin besar, power traktor, dan beberapa bantuan dari Kesra juga ada, dari teman-teman masyarakat juga ada,” ujarnya.
Melalui kegiatan seperti ini, Pemkab Kukar menunjukkan arah pembangunan yang holistik menggabungkan sektor pertanian, sosial, dan pariwisata dalam satu gerakan yang saling memperkuat. (adv)