Kepedulian nyata dalam bidang kesehatan ini sejalan dengan Misi 1 Kukar Idaman Terbaik yaitu terbaik dalam mewujudkan pemenuhan dan pemerataan pelayanan dasar kesehatan, pendidikan dan perlindungan sosial.
Sunggono saat membacakan arahan tertulis Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, mengatakan atas nama Pemkab Kukar menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar RSUD AM Parikesit atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan bakti sosial berupa donor darah sebagai rangkaian dari launching Komunitas Red Hero Parikesit.
“Kegiatan ini memiliki makna yang sangat istimewa karena dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-25 Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia Arsada. Ini adalah bukti nyata bahwa RSUD AM Parikesit tidak hanya fokus pada pelayanan kuratif di dalam gedung, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam aksi-aksi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Donor darah adalah tindakan kemanusiaan yang luhur. Setetes darah yang disumbangkan adalah simbol kepedulian, solidaritas, dan gotong royong. Bagi para pendonor, ini adalah investasi amal, namun bagi mereka yang membutuhkan, ini adalah harapan untuk menyambung kehidupan. “Kebahagiaan kita bertambah lengkap karena kita juga menjadi saksi Launching Komunitas Donor Darah Parikesit (Red Hero Parikesit). Kehadiran komunitas ini sangatlah strategis,” ujarnya.
Kebutuhan akan darah di rumah sakit bersifat dinamis dan seringkali mendesak. Dengan adanya komunitas “Red Hero Parikesit”, Kukar memiliki sebuah wadah yang terorganisir, dan diharapkan akan menjadi pahlawan-pahlawan baru, yang siap sedia membantu PMI dan rumah sakit dalam memastikan ketersediaan kantong darah yang aman dan cukup di Kukar. “Saya berharap komunitas ini dapat tumbuh besar, aktif mengedukasi masyarakat, dan menggerakkan lebih banyak lagi relawan untuk menjadi pendonor rutin,” harapnya.
“Pemkab Kukar akan terus mendorong pemenuhan hak-hak dasar warga masyarakat khususnya dalam aspek pendidikan dan kesehatan sehingga visi dan Misi Kukar Idaman Terbaik dapat tercapai,” timpal Sunggono.
Sementara itu, menurut Ketua Arsada Kaltim yang juga Direktur RSUD AM Parikesit Martina Yulianti mengatakan, kegiatan donor darah ini bukan kegiatan donor darah biasa tapi dilakukan dalam rangka memperingati HUT Arsada ke 25 Tahun yang dilakukan secara Nasional untuk memecahkan rekor muri dan diikuti oleh 322 rumah sakit umum daerah se-Indonesia. RSU AM Parikesit bersama rumah sakit umum yang ada di Kabupaten Kukar dan Se- Kalimantan Timur turut serta di dalam memecahkan rekor muri yaitu terlaksananya transfusi darah paling banyak yang dilakukan oleh Rumah Sakit Umum Daerah. (adv)