Dalam arahannya sebelum melaunching kemudian dirangkai dengan penyerahan bantuan sarana prasarana bagi nelayan dan peresmian monument Muso Bin Salim pahlawan kemerdekaan asal Muara Kaman, Dokter Aulia sapaan akrab Bupati Kukar mengenang masa ketika Kukar pernah memiliki kapal layanan kesehatan pada waktu lalu yang merupakan sebuah inovasi pelayanan medis terapung beroperasi memberikan layanan hingga ke daerah-daerah terpencil.
“Saya kurang ingat, kalau tidak salah dulu kita punya kapal Suwondo ya. Kapal Suwondo itu mungkin salah satu yang memberi sentuhan itu Dr. Lee juga loh. Tapi sekarang sudah tidak jalan lagi kapal nya. Dulu kita juga punya kapal yang memberikan pelayanan keliling untuk layanan kesehatan, bahkan ada kamar operasinya di dalam. Dan Alhamdulillah hari ini layanan seperti itu sudah ada lagi di tempat kita melalui layanan Dr. Sher ini. Kami mengucapkan terima kasih banyak,” kata Aulia.
Orang nomor satu Kukar ini menyatakan kehadiran layanan Doctor Share aksi nyata dari Dr. Sher dan Dr. Lee kolaborasi dengan PT Bayan Resources yang didukung oleh Pemkab Kukar ini telah menghidupkan kembali semangat pelayanan kesehatan yang menjangkau masyarakat di daerah pedalaman dan sulit akses, sebagaimana dulu dilakukan melalui kapal Suwondo.
Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada tim medis Doctor Share yang berkolaborasi dengan PT Bayan Resources dalam memberikan layanan medis gratis kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Dr. Sher, Dr. Kutok, dan PT Bayan yang sudah memberikan layanan medis kepada masyarakat kita di Muara Kaman. Ini bentuk nyata kepedulian kepada kesehatan masyarakat,” ucap Aulia.
Kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi prioritas pemerintah daerah. Pemkab Kukar selalu berusaha meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Sekarang kita sudah punya program berobat gratis cukup dengan KTP. “Artinya, seluruh masyarakat sudah terlindungi oleh jaminan kesehatan. Kita berani memastikan setiap warga Kutai Kartanegara sudah bisa dijamin oleh BPJS,” jelasnya.
Selain layanan langsung, Aulia juga berharap agar program Doctor Share bisa memberikan pelatihan dan berbagi pengetahuan kepada tenaga kesehatan lokal di Kukar, khususnya di daerah-daerah terpencil.
“Harapan kita, Dr. Share bisa sharing knowledge dengan tenaga kesehatan di Kukar. Dengan begitu, kemampuan dokter dan tenaga medis kita bisa meningkat, terutama untuk penanganan medis di daerah terpencil,” harapnya. (adv)