“Kita sudah menyelesaikan terkait dengan penyusunan APBD perubahan jadi sekarang ini tinggal proses penagihan saja nah nanti saya coba cek sampai di mana sudah prosesnya jadi ini sebenarnya masalah teknis saja memang saya paham lah kegelisahan teman-teman terkait dengan proses ini kami pun harus patuh terhadap administrasi yang harus dijalankan,” kata Aulia kepada korankaltim.com, Kamis (31/10/2025) malam.
Diketahui, Beasiswa Kukar Idaman Terbaik tertuang dalam Misi 1 Kukar Idaman Terbaik yaitu, Terbaik dalam mewujudkan pemenuhan dan pemerataan pelayanan dasar kesehatan, pendidikan dan perlindungan sosial. Beasiswa Kukar Idaman Terbaik ini dijabarkan dalam salah satu program dedikasi yaitu Program Subsidi Biaya Penunjang Sekolah dan Beasiswa.
Program ini merupakan dedikasi Kukar Idaman Terbaik, dengan meringankan beban biaya perlengkapan sekolah dan biaya transportasi pada murid PAUD-SD-SMP, dengan penyediaan baju seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi murid setiap tahunnya, salah satunya melalui peningkatan Boskab pada masing-masing sekolah, khusus untuk fasilitasi transportasi sekolah disediakan sarana dan prasarana antar jemput sekolah, dengan unit transportasi menyesuaikan karakteristik wilayah Kutai Kartanegara dengan standard keamanan yang layak.
Selain daripada itu untuk menurunkan resiko putus sekolah dan rendahnya angka melanjutkan di wilayah terpencil, dikembangkan sekolah menengah pertama (SMP) berasrama (boarding school) bersubsidi dan berbasis pilot project pada lokasi yang dapat menjadi simpul dalam satu wilayah kecamatan.
Untuk memastikan daya saing sumber daya manusia yang unggul dan mendorong pencapaian prioritas daerah, maka tetap dilanjutkan program beasiswa/ stimulant kepada siswa/siswi Kutai Kartanegara, dengan sasaran prioritas:
1) Penyiapan Siswa Sekolah Kedinasan,
2) Masyarakat Prasejahtera dan
3) Siswa/Siswi. Berprestasi pada jenjang SD
SMPSMU/Sederajat,
Beasiswa tuntas bagi mahasiswa Kutai Kartanegara khususnya menunjang penyediaan tenaga layanan dasar dan penyediaan tenaga teknis yang sejalan dengan prioritas daerah, diantaranya adalah: Tenaga Pendidik, Tenaga Medis, Tenaga Kesehatan, Pertanian, Perikanan, Teknik Industri, Seni, Sastra dan Budaya, serta Teknologi Informasi dengan target minimal 1.000 Orang Mahasiswa, yang dikelola secara profesional bekerjasama dengan lembaga perguruan tinggi yang terakreditasi minimal Baik Sekali.
Selain daripada itu dikhususkan pula beasiswa perguruan tinggi bagi masyarakat tergolong pra sejahtera dalam kerangka kebijakan ‘Satu KK Satu Sarjana’.
Mengingat pentingnya realisasi beasiswa ini karena sangat diharapkan oleh seluruh pelajar dan mahasiswa asal Kukar, Aulia menegaskan pihaknya akan mengawal terus progres yang berlangsung.
“Jadi saya akan cek dan sebenarnya saya sudah cek terus proses ini sampai di mana ya mudah-mudahan dalam waktu ya Minggu depan sudah kita eksekusi,” tegasnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur