Kamis, 20/08/2026
Kamis, 20/08/2026
Tim Inafis Polresta Samarinda saat melakukan Evakuasi terhadap jenazah yang ditemukan. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Kamis, 20/08/2026

Tim Inafis Polresta Samarinda saat melakukan Evakuasi terhadap jenazah yang ditemukan. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Hanya dalam waktu satu hari pada Kamis (20/8/2026) pagi hari tadi, dua pria di Kota Samarinda ditemukan meninggal dunia di kamar kontrakan pada lokasi berbeda dan hasil pemeriksaan awal kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Penemuan pertama terjadi di rumah kontrakan Jalan Otto Iskandar Dinata Nomor 25 RT 20, Kelurahan Sidodamai, Kecamatan Samarinda Ilir, sekitar pukul 08.30 WITA. Seorang pria bernama Andi Haidir ditemukan meninggal dunia namun polisi tidak menemukan identitas diri saat melakukan olah TKP.
Kapolsek Samarinda Kota AKP Amiruddin mengatakan, Haidir ditemukan dalam posisi terlentang di dalam kamar dan berdasarkan keterangan pemilik rumah yaitu Samidin Martosetiko, pria itu telah menumpang tinggal di kamar tersebut sejak tahun 2023.
“Sekitar pukul 07.30 WITA saksi mencoba membangunkan namun tidak mendapat respons. Setelah diperiksa sudah tidak bernapas, tidak ditemukan denyut jantung dan kondisi tubuhnya sudah kaku,” kata Amiruddin kepada Korankaltim.com hari ini.
Menurut Amiruddin, Haidir dalam dua bulan terakhir mengalami kelumpuhan dan gangguan ingatan dan juga disebut pernah mengalami kecelakaan sepeda motor hingga harus menjalani pemasangan pen pada lutut kiri.
“Dari pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan almarhum juga diketahui memiliki riwayat sakit,” sebutnya.
Tim Inafis Polresta Samarinda melakukan olah TKP sekitar pukul 09.10 WITA. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk pemeriksaan lebih lanjut dan diperkirakan Haidir meninggal dunia sekitar empat hingga lima jam sebelum ditemukan.
Sementara penemuan kedua terjadi sekitar pukul 09.25 WITA di kamar kontrakan Jalan Diponegoro Gang Langgar RT 15 Nomor 23, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, juga seorang pria bernama Nursam alias Ical.
“Sekitar jam delapan pagi temannya datang untuk mengajaknya bekerja mengamen. Saat melihat ke dalam kamar, Ical sudah dalam posisi terbaring dan tidak bergerak,” tutur Amiruddin.
Ical diketahui bekerja sebagai tukang parkir di kawasan Citra Niaga Samarinda dan memiliki riwayat diabetes, asam urat serta gangguan lambung. Kaki kanannya juga disebut mengalami pembengkakan.
“Pada pemeriksaan luar oleh Inafis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Untuk sementara kedua korban diduga meninggal dunia karena sakit,” sebut Amiruddin.
Jenazah Ical kemudian dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie sekitar pukul 11.00 WITA untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih berupaya menghubungi keluarga kedua korban.
Editor: Aspian Nur
Kamis, 20/08/2026
Tim Inafis Polresta Samarinda saat melakukan Evakuasi terhadap jenazah yang ditemukan. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
TERPOPULER