Pria berusia 60 tahun itu merupakan warga Dusun Sambera II RT III Desa Salo Cella. Peristiwa nahas ini terjadi saat Ibrahim bersama tiga rekannya sedang menebar jaring ikan di sekitar Pantai Malabar dengan cara berenang. Saat itu kondisi air laut masih setinggi dada orang dewasa namun tanpa disadari kondisi air perlahan surut dan arus laut berubah menjadi sangat deras. Teman Ibrahim sempat memperingatkan pria itu agar tidak berenang terlalu jauh ke tengah laut, tetapi peringatan tersebut tidak dihiraukan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar Fida Hurasani mengungkapkan menurut laporan dari Damkar Matan Pos Sektor Muara Badak, Ibrahim tanpa sadar masuk ke dalam palung air di bibir pantai yang dalam dan langsung terseret arus deras. Temannya sempat berupaya memberikan pertolongan, namun gagal karena kuatnya arus. Satu temannya bahkan hampir ikut tenggelam sebelum akhirnya berhasil menyelamatkan diri ke area yang dangkal. Ibrahim diketahui tenggelam di titik yang berjarak sekitar 500 meter dari dermaga Pantai Malabar.
"Untuk informasi ini pertama kali diterima Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Limau dari penjaga pantai sekitar pukul 11.06 WITA. Laporan itu langsung kami respons bersama tim SAR gabungan yang terdiri dari dari Pos TNI AL, Polsek, Disdamkarmat Pos Sektor Muara Badak Relawan dan warga sekitar, kami langsung melakukan pencarian dilokasi itu menggunakan speed boat," papar Fida.
Petugas gabungan tiba di lokasi pada pukul 11.15 WITA dan langsung melakukan penyisiran di sepanjang bibir pantai serta area perairan tempat korban dilaporkan hilang.
Setelah dilakukan pencarian intensif selama 20 menit, korban akhirnya berhasil ditemukan pada pukul 11.35 WITA dalam kondisi sudah meninggal dunia. "Jasadnya dievakuasi tidak jauh dari lokasi kejadian" ujarnya.
Atas permintaan pihak keluarga, almarhum langsung dibawa menuju ke rumah duka pada pukul 12.10 WITA menggunakan ambulans untuk disemayamkan. Seluruh proses pencarian hingga evakuasi berjalan dengan aman dan lancar. "Kami imbau untuk warga dan para wisatawan agar tetap berhati-hati dalam melakukan aktifitas di pantai," ucap Fida.
Editor: Aspian Nur