Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WITA. Sunarjo merupakan warga Jalan Pangeran Suryanata Kelurahan Air Putih, datang untuk memperbaiki sistem pemanas air tenaga surya yang berada di bagian atas bangunan rumah. Agus Siswoyo, teman Sunarjo mengatakan, saat kejadian temannya itu bekerja seorang diri di atas bangunan sementara dirinya berada di bagian bawah rumah.
Sunarjo sendiri sudah cukup lama bekerja sebagai teknisi pemanas air tenaga surya dan sering menangani pekerjaan serupa.
“Dia memang biasa menangani perbaikan pemanas air solar cell. Saat kejadian saya berada di bawah dia sendirian di atas bangunan,” ujar Agus kepada Korankaltim.com di lokasi kejadian.
Agus mengaku awalnya tidak mengetahui Sunarjo terjatuh dan baru menyadari kejadian tersebut setelah beberapa menit tidak mendengar aktivitas dari lantai atas rumah. Saat diperiksa, Sunarjo sudah ditemukan tergeletak di bawah bangunan.
“Sekitar 15 menit kemudian saya baru sadar dia sudah berada di bawah. Saya langsung meminta bantuan warga sekitar,” katanya.
Warga kemudian menghubungi pihak kepolisian. Tidak lama berselang, personel Polresta Samarinda bersama Tim Inafis tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi almarhum.
Pamapta I Polresta Samarinda Ipda Mat Bahri mengatakan, Sunarjo diduga terjatuh dari lantai tiga bangunan dengan ketinggian sekitar 20 meter. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut. "Penyebab jatuhnya masih dalam pendalaman,” jelas Bahri
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah Sunarjo kemudian dibawa ke RSUD AW Sjahranie Samarinda untuk penanganan lebih lanjut. Polisi juga mengingatkan pentingnya penggunaan alat pelindung keselamatan saat bekerja di area dengan risiko tinggi.
Editor: Aspian Nur