Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.40 WITA itu menyebabkan seorang penghuni rumah mengalami luka bakar. Selain bangunan rumah berukuran 8 x 6 meter, sebuah sepeda motor juga turut terbakar dalam kejadian tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, Hendra AH menjelaskan terkait musibah itu. "Laporan awal diterima melalui Puskom dan tim tiba di lokasi sekitar lima menit kemudian. Situasi saat itu sudah terlihat kepulan asap tebal dari bagian dalam rumah,” ujar Hendra dalam keterangan tertulis.
Kebakaran terjadi di kawasan permukiman kampung yang padat. Meski demikian, petugas berhasil memastikan api tidak merembet ke bangunan lain.
“Fokus utama kami adalah penghentian penyebaran api. Syukurlah area terdampak hanya satu bangunan dan tidak meluas ke rumah warga lain,” tambahnya.
Satu penghuni mengalami luka bakar dan langsung mendapatkan perawatan dari tim medis.
“Korban langsung mendapatkan pertolongan pertama. Kehadiran tim kesehatan ini sangat membantu stabilisasi korban sebelum dibawa untuk perawatan lebih lanjut,” jelas Hendra.
Penyebab awal kebakaran diduga akibat arus pendek listrik, namun pihaknya menegaskan masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.
“Kami menduga ada korsleting, tetapi proses investigasi tetap menjadi kewenangan kepolisian untuk memastikan sumber awal api,” ucap Hendra..
Dalam upaya pemadaman, Disdamkarmat mengerahkan 2 mobil pemadam dan 8 personel dari Posko 6. Operasi pemadaman berlangsung sekitar satu jam dan dinyatakan selesai pada pukul 03.45 WITA.
“Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik di rumah. Kebakaran bisa terjadi kapan saja jika ada kelalaian kecil,” tutup Hendra.
Editor: Aspian Nur