Insiden yang berlangsung sekitar pukul 19.50 Wita itu terjadi di halaman sebuah gedung dan dilakukan oleh dua pelaku yang datang secara tiba-tiba.
Aksi tersebut terekam jelas oleh kamera CCTV di sekitar lokasi. Rekaman itu kini menjadi petunjuk penting bagi penyidik untuk mengetahui identitas serta keberadaan para pelaku.
Menurut warga sekitar sebelum penyerangan terjadi sempat terdengar keributan kecil yang kemudian berubah menjadi aksi kekerasan.
Zidan (24), juru parkir yang menyaksikan kejadian mengatakan situasi berubah hanya dalam beberapa detik. Ia melihat dua pelaku muncul sambil membawa parang dan langsung menyerang korban.
“Awalnya cuma cekcok, tapi tiba-tiba dua orang datang sambil mengacungkan parang. Mereka langsung menyerbu korban tanpa banyak bicara,” ujarnya.
Ia menambahkan, kedua korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Satu korban disebut mengalami luka di kepala, sementara yang lainnya mendapat luka bacok di tangan dan kaki. Ia sempat mendengar korban bernama Wawan dan Iman.
“Dua-duanya kena bacok. Orang-orang langsung panik dan berlarian,” tambah Zidan
Pamapta III Polresta Samarinda Aiptu Joko Wahyudi menyebut kondisi korban cukup parah ketika ditemukan.
“Begitu kami sampai keduanya sudah dalam keadaan terluka cukup serius. Kami langsung evakuasi ke rumah sakit,” jelasnya.
Korban kini dirawat di IGD Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda. Polisi memastikan kedua korban bukan pelaku dan tengah memburu dua pelaku yang terekam CCTV.
“Kami masih melakukan pengejaran. Rekaman CCTV sedang kami pelajari untuk mengidentifikasi para pelaku,” tegasnya.
Penyelidikan terus berlanjut sambil menunggu perkembangan kondisi korban dan informasi tambahan dari warga.
Editor: Erwin