Kobaran api yang muncul secara tiba-tiba langsung menimbulkan kepanikan para pedagang yang beraktivitas di sekitar lokasi. Beberapa saksi mata menuturkan, api pertama kali terlihat muncul dari sebuah warung yang berada dibarisan tengah lapak sebelum kemudian membesar hanya dalam hitungan menit.
Seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya dan melihat kejadian tersebut mengatakan ia sempat melihat api keluar dari bagian belakang kios, namun dalam waktu singkat kobaran api langsung meninggi.
“Api berasar dari dalam bagian tengah, tadi sempat sudah di bantu padamkan dengan alat seadanya, tapi begitu api muncul, langsung membesar sangat cepat,” ucapnya dengan nada cemas
Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lapangan masih sangat kacau. Api tampak terus berkobar, sementara kepulan asap hitam membumbung tinggi menutupi sebagian area pasar.
Upaya pemadaman pun menghadapi kendala berat karena akses menuju titik kebakaran sangat sempit dan dipadati bangunan rapat yang membuat unit pemadam sulit bergerak mendekat. Relawan yang berada di lokasi telah berupaya membantu membuka jalur agar mobil pemadam bisa masuk, namun kondisi pasar yang padat menyulitkan proses tersebut.
Petugas Disdamkarmat Samarinda bersama para relawan hingga kini terus bekerja keras memadamkan api. Struktur lapak yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat si jago merah dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya, memperluas area kebakaran. Situasi masih terus berkembang.
Editor: Aspian Nur