Melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026, Polresta Samarinda mendirikan sepuluh pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis di Kota Samarinda.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar mengatakan pos tersebut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat
“Dalam Operasi Ketupat Mahakam tahun ini kami menyiapkan sepuluh pos yang terdiri dari pos pelayanan dan pengamanan. Lokasinya kami tempatkan di titik-titik yang memiliki tingkat aktivitas masyarakat cukup tinggi,” ujar Hendri Umar, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, salah satu pos pelayanan utama akan ditempatkan di kawasan Teras Samarinda yang menghadap ke Jalan Awang Long. Pos tersebut akan difungsikan sebagai pusat pelayanan terpadu bagi masyarakat serta titik koordinasi petugas selama operasi berlangsung.
Selain itu, kepolisian juga menaruh perhatian pada jalur transportasi laut yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang selama musim mudik. Untuk itu, tiga pos pelayanan akan didirikan di kawasan pelabuhan dengan melibatkan instansi terkait seperti KSOP, Pelindo, serta otoritas pelabuhan lainnya.
“Kami menyiapkan pos pelayanan di kawasan pelabuhan untuk memastikan arus penumpang tetap terpantau dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.
Pengamanan juga dilakukan di jalur transportasi udara dan darat. Pos pelayanan akan ditempatkan di Bandara APT Pranoto Samarinda serta di pintu keluar Tol Palaran yang menjadi salah satu akses penting keluar masuk kendaraan.
Sementara itu, empat pos pengamanan lainnya akan disiagakan di pusat keramaian seperti Big Mall Samarinda, Samarinda Central Plaza (SCP), Samarinda Square, serta kawasan Pasar Pagi.
Operasi Ketupat Mahakam 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan personel kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan sejumlah instansi terkait guna memastikan keamanan serta kelancaran aktivitas masyarakat selama perayaan Lebaran.
Editor: Erwin