Ancaman Terorisme jadi Perhatian Serius Polres Kukar
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Polres Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti Rakor Lintas Sektoral Bidang Operasional Operasi Ketupat Idul Fitri 1447 Hijriah melalui zoom meeting Senin (2/3/2026) kemarin.
Selain membahas kesiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026, Potensi ancaman terorisme dan kejahatan konvensional menjadi perhatian serius dalam pembahasan kali ini.
Satgas Pangan juga diminta mengantisipasi lonjakan harga dan kelangkaan bahan pokok menjelang Idul Fitri.
“Antisipasi ancaman teror (teroris) menjadi perhatian khusus kami, kemudian satgas pangan diminta untuk waspadai peningkatan harga sembako dan kelangkaannya,” kata Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Khairul Basyar, Rabu (4/3/2026).
Tindak lanjut rakor nasional akan dilakukan secara berjenjang hingga tingkat kabupaten. “Rakor lintas sektoral di tingkat Mabes akan dilaksanakan, kemudian di tingkat Polda. Setelah itu baru kita laksanakan rakor di tingkat kabupaten,” ujar Khairul.
Polres Kukar telah memetakan sejumlah titik pengamanan demi mengantisipasi gangguan, ada kurang lebih 200 masjid dan lima titik lokasi salat Id di halaman terbuka yang nantinya akan menjadi perhatian.
Selanjutnya ada 12 objek wisata besar di Kukar yang diprediksi akan ramai pengunjung. “Kurang lebih 150 personel akan kami siapkan untuk Operasi Ketupat ke depan. Penjagaan ketat dilakukan pada tempat-tempat keramaian, pusat perbelanjaan, dan tempat ibadah,” ungkapnya.
Terkait rekayasa lalu lintas, pihaknya masih menunggu hasil rakor lintas sektoral tingkat kabupaten untuk menentukan langkah teknis lebih lanjut.
Melalui koordinasi lintas sektoral ini, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 diharapkan dapat berjalan optimal guna menjamin kelancaran arus mudik dan terciptanya situasi kamtibmas yang aman serta kondusif di wilayah Kukar.
Editor: Aspian Nur










