Pria tersebut diketahui bernama Ahmadan (49), seorang pekerja di salah satu perusahaan furnitur di Kota Samarinda. Selama ini, korban tinggal seorang diri di rumah kontrakan dan tidak memiliki keluarga.
Rekan kerja korban, Endah Ratnasari mengatakan bahwa Ahmadan memang rutin dipantau oleh rekan kerja dan atasannya karena kondisi kesehatannya yang terus menurun.
“Biasanya dari pagi, siang sampai sore kita kontrol. Pagi ini pas dicek, orangnya enggak ada di kamar,” ujar Endah.
Karena korban tidak berada di dalam kamar, rekan-rekannya mencoba menghubungi melalui aplikasi WhatsApp. Namun, suara ponsel korban justru terdengar dari luar rumah.
“Kita hubungin via WA, suaranya dari seberang. Pas dicek, orangnya sudah baring di situ dan sudah enggak ada,” katanya.
Endah mengungkapkan, korban sebelumnya mengalami kecelakaan lalu lintas pada 5 Februari 2026 di kawasan Jalan Panjaitan. Informasi dari warga sekitar menyebutkan rekannya itu sempat diserempet kendaraan dan memiliki riwayat sakit demam berdarah (DBD).
Sementara itu, Pampta I Polresta Samarinda, Ipda Riyan Rizki Hidayat, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
“Korban atas nama Ahmadan, umur 49 tahun. Kami menerima laporan penemuan mayat di Jalan Bugis, Kelurahan Mugirejo, RT 04,” jelasnya.
Menurut Riyan, dari informasi yang bersangkutan memiliki riwayat sakit dan baru mengalami kecelakaan beberapa hari sebelum ditemukan meninggal. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) guna pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman.
Editor: Erwin