Kerangka itu pertama kali ditemukan warga yang kebetulan sedang melintas di kebun tersebut. Pandangannya tiba-tiba langsung pada sebuah tulang, saat di cek ternyata itu kerangka manusia. Kabar tersebut langsung menyebar ke seluruh warga desa lainnya.
Kepala Desa Santan Ulu, Heri Budianto membenarkan penemuan kerangka tersebut. Berdasarkan identifikasi, kerangka itu adalah milik Malo kakek berusia (70) yang dikabarkan hilang sejak lama.
Pihak keluarga sempat kebingungan mencari keberadaannya hingga ditemukan dalam keadaan sudah menjadi tulang.
"Kejadian itu benar, ada warga melintas dan menemukan kerangka, saat di cek ternyata tulang manusia. Lokasi penemuan itu di kebun milik Malo kakek berusia 70 tahun itu,” kata Heri Budianto, Senin (19/1/2026).
Kondisi rangka tubuh sudah tidak lagi utuh. Diduga posisi tengkorak tersebut dalam keadaan duduk di atas tanah.
Heri mengaku, di lokasi itu aman dengan binatang buas. Ia menduga kakek itu meninggal dunia karena sakit. Kini, pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian almarhum dan tidak meminta dilakukan autopsi.
“Anak-anaknya mengkonfirmasi kalau memang itu benar ayahnya, ada pakaian yang dikenakan M sebagai bukti kuat. Ada juga riwayat penyakit,” tutupnya.
Editor: Erwin