Dua pekerja proyek di desa tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa tribun panggung kesenian dan olahraga yang ambruk saat proses pergeseran struktur bangunan sementara satu pekerja lainnya mengalami luka ringan.
Kapolsek Kenohan Iptu Giri Pratiwo kepada Korankaltim.com Senin (1/12/2025) hari ini menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi awal dari laporan warga di RT 07 Tribun Porseka Kahala. Mendapat laporan tersebut aparat langsung mengirimkan tim untuk melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), insiden terjadi ketika para pekerja pemborong sedang melaksanakan renovasi dan pergeseran tribun lapangan Porseka Kahala.
"Dari laporan warga ada proses dimulai dengan mendongkrak pondasi kayu tribun hingga setinggi setengah meter. Namun sebelum bangunan digeser ke posisi yang telah ditentukan pihak desa, struktur tribun tiba-tiba ambruk," ungkap Giri.
Nahasnya, dua pekerja yang berada dibawah kolong tribun saat itu tidak sempat menyelamatkan diri. Mereka adalah MS warga Desa Kedang Murung berusia 20 tahun serta D berusia 26 tahun yang juga berasal dari desa yang sama. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara seorang pekerja lainnya yaitu AWW yang berusia 20 tahun mengalami luka ringan akibat tertimpa bagian struktur tribun dan langsung mendapatkan pertolongan dan pendataan identitas oleh petugas.
Polsek Kenohan melakukan serangkaian tindakan mulai dari menerima laporan, mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, mendata identitas para korban dan saksi hingga membuat permintaan visum dan dokumentasi kejadian.
"Saat ini kasus kecelakaan kerja tersebut masih dalam penyelidikam untuk proses lebih lanjut terkait faktor penyebab ambruknya tribun," tutup Giri.
Editor: Aspian Nur