Kegiatan itu ditandai dengan apel pasukan yang berlangsung pagi tadi di halaman Polres Kukar Jalan Wolter Monginsidi Timbau, Tenggarong, dipimpin Kapolres AKBP Khairul Basyar. Operasi Zebra Mahakam 2025 sendiri mengangkat tema Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman dan selamat menjelang pelaksanaan Ops Lilin Tahun 2025.
Khairul merasa bersyukur dan memberikan apresiasi kepada seluruh peserta apel atas kesiapan pelaksanaan operasi ini sekaligus menegaskan apel gelar pasukan menjadi sarana untuk memastikan kesiapan personel maupun sarpras pendukung agar operasi berjalan optimal dan efektif.
“Operasi Zebra Mahakam merupakan operasi kewilayahan yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan disiplin masyarakat, menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta mewujudkan Kamseltibcarlantas di Kutai Kartanegara,” kata Khairul dalam sambutannya.
Operasi tahun ini mengedepankan langkah preemtif, preventif, edukatif serta penegakan hukum secara humanis. Delapan prioritas pelanggaran menjadi fokus penindakan, antara lain pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, tidak menggunakan helm atau sabuk keselamatan hingga balap liar.
Data kecelakaan dua tahun terakhir mencatat jumlah kejadian pada 2023 dan 2024 masing-masing dua kasus dengan nihil korban meninggal dunia. Meski begitu, angka pelanggaran meningkat dari 173 kasus menjadi 493 kasus pada tahun 2024. Menurutnya, hal tersebut dipengaruhi rendahnya disiplin berlalu lintas dan meningkatnya intensitas penegakan hukum.
Profesionalisme dan sikap humanis bagi seluruh personel selama pelaksanaan operasi sangat penting untuk dilakukan.
Khairul memberikan lima instruksi khusus, mulai dari meningkatkan ketakwaan, memahami SOP operasi, mengedepankan edukasi, memanfaatkan teknologi ETLE hingga menjaga keselamatan dalam bertugas.
“Hindari tindakan arogan, jaga keselamatan diri dan masyarakat serta junjung tinggi kehormatan Polri dalam setiap pelaksanaan tugas,” tutup Khairul.
Editor: Aspian Nur