Itu setelah satu tahanan lagi berhasil ditangkap pada Sabtu (25/10/2025) pagi tadi setelah sempat jadi buronan dan Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh polisi.
Tahanan tersebut yang belakangan diketahui bernama Chandro Nababan, ditangkap di kawasan Masjid Darul Muslimin, Jalan Samarinda–Bontang, Kelurahan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara sekitar pukul 08.00 WITA.
Penangkapan terhadap Chandro berawal dari kecurigaan warga sekitar masjid yang melihat seorang pria asing berada di area halaman masjid sejak dini hari tadi.
Mut’har, marbot atau penjaga Masjid Darul Muslimin menjadi saksi pertama yang menyadari kehadiran pria tersebut. Ia mengaku sudah melihat seseorang dengan pakaian safety lengkap sedang beristirahat di sekitar masjid sejak pukul 04.00 WITA, beberapa saat sebelum adzan salat Subuh bergema.
“Sekitar jam 4 saya sudah bangun, seperti biasa bersiap untuk salat Subuh. Ternyata ada orang tidur didepan sini, pakai baju safety, saya kira pekerja saja,” ujar Mut’har saat ditemui Korankaltim.com di lokasi Sabtu (25/10/2025) hari ini.
Karena kepala pria tersebut tertutup, Mut’har tidak langsung mengenali wajahnya. Namun seorang jamaah yang datang ke masjid bernama Ansur sempat memperhatikan lebih detail dan menduga pria tersebut memiliki kemiripan dengan tahanan yang kabur dari rumah tahanan di Samarinda beberapa waktu lalu. “Pak Ansur bilang ke saya “itu mirip tahanan kabur kemarin”. Baru setelah itu saya mulai curiga,” ucap Mut’har.
Mut’har sempat melaporkan keberadaan Chandro kepada pihak kepolisian sebelum berangkat bekerja ke tambang. Tak lama berselang, ia menerima kabar orang yang dicurigai itu sudah diamankan oleh aparat kepolisian. “Pas saya sudah di kebun, Pak Ansur telpon katanya orang itu sudah dijemput polisi di sini,” imbuhnya.
Menurut keterangan warga, Chandro sempat bersikap tenang dan tidak melawan ketika didatangi polisi. Anggota lalu lintas yang melakukan patroli disekitar kawasan tersebut langsung melakukan pemeriksaan dan memastikan identitas pria itu sesuai dengan foto tahanan yang sebelumnya beredar di masyarakat.
“Pas polisi datang, disesuaikan wajahnya dengan foto yang beredar, ternyata benar dia tahanan yang kabur. Katanya sempat dikasih makan dulu sebelum dibawa,” ungkap Mut’har.
Setelah berhasil diamankan, Chandro kemudian dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Warga sekitar mengaku lega setelah mengetahui satu dari 15 tahanan kabur itu berhasil diungkap.
Dengan penangkapan ini, pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan pengejaran terhadap tahanan lainnya yang masih melarikan diri. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor apabila melihat orang asing dengan gelagat mencurigakan di lingkungan sekitar.
Hingga berita ini tayang pihak kepolisian belum memberikan tanggapan resmi kepada KoranKaltim.com, hanya saja dengan tertangkapnya Chandro berarti sudah ada 12 orang tahanan yang kembali ke sel, tersisa tiga orang lagi yang masih diburu.
Editor: Aspian Nur