Kejadian ini dibenarkan oleh Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe. Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh ibu korban.
Sebelumnya, korban mengeluh tidak enak badan dan memutuskan untuk tidak berangkat ke sekolah pada hari itu. Sekitar pukul 13.30 WITA, sang ibu memanggil korban untuk makan siang, namun panggilan tersebut tidak mendapat respons.
Beberapa kali ibu mencoba mengetuk pintu, namun tidak ada jawaban. Pintu kamar korban ternyata terkunci dari dalam.
Merasa curiga, ibunya meminta bantuan tetangganya, untuk mendobrak pintu. Begitu pintu terbuka, keduanya terkejut melihat korban sudah dalam posisi tergantung diteralis jendela menggunakan kabel, kondisinya sudah tidak bernyawa.
Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Polisi mengamankan barang bukti, memeriksa saksi, dan melakukan visum luar.
Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi maupun visum, sehingga pemeriksaan medis lebih lanjut tidak dilaksanakan.
“Setelah pemeriksaan di lokasi kemarin, korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ungkapnya, Jumat (8/7/2025).
Dalam kesempatan ini, ia mengimbau masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih memperhatikan terhadap kondisi psikologis anak-anak di rumah.
“Tentunya kepada orang tua agar memantau dan juga peka terhadap kondisi psikolog anak, dengarkan dia dan ajak dia untuk bercerita,” pungkasnya.
Informasi ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun. Bagi Anda yang mengalami gejala depresi dengan kecenderungan pemikiran bunuh diri, segera berkonsultasi ke psikolog, psikiater atau klinik kesehatan mental terdekat.
Editor: Erwin