Jenazah ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan luka parah di bagian kepala dan mulut. Kejadian ini diketahui oleh tim keamanan yang sedang bertugas di lokasi.
“Kami dapat kabar dari tim bahwa ada seseorang tergeletak. Tidak lama setelah itu, kami langsung menghubungi pihak kepolisian untuk penanganan,” ujar Manager Plaza Mulia, Alqan.
Ia memastikan, korban bukanlah bagian dari staf Plaza Mulia, melainkan pengunjung yang masuk menggunakan sepeda motor. “Karena dia pengunjung, kami tidak tahu pasti aktivitasnya di dalam. Pengunjung kan bisa ke mana saja,” tambahnya.
Setelah laporan diterima, aparat dari Polsek Samarinda Ulu langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berinisial MA, warga Jalan Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu.
“Kondisi korban saat ditemukan mengalami luka serius di kepala dan mulut. Identitasnya berhasil kita amankan di lokasi. Dugaan awal, korban ini kemungkinan besar melompat dari ketinggian,” jelas Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Iptu Dedi.
Korban ditemukan tepat di jalur naik menuju parkiran gedung, yang mengarah dari lantai dasar. Sejumlah petugas juga memeriksa area atap gedung sebagai lokasi awal dugaan korban melompat.
Meski dugaan sementara mengarah pada aksi bunuh diri, polisi belum mengambil kesimpulan pasti. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan, termasuk pemeriksaan rekaman CCTV, keterangan saksi, dan proses autopsi.
Hingga saat ini, jenazah telah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis lanjutan. Pihak keluarga korban belum memberikan keterangan resmi kepada media.
Editor: Erwin