Edarkan Sabu, Tiga Pria Paruh Baya Diringkus Tim Hyena Satresnarkoba Polresta Samarinda
2 menit baca276 kali dibaca

Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Edarkan sabu, tiga pria paruh baya diringkus Tim Hyena Satresnarkoba Polresta Samarinda.
2 menit baca276 kali dibaca

Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Edarkan sabu, tiga pria paruh baya diringkus Tim Hyena Satresnarkoba Polresta Samarinda.
Ketiga tersangka diketahui bernama Andi Aziz alias Pung (56), Andi Naco (53), dan Sabri (51), ketiganya merupakan warga Sungai Pinang.
Bermula dari penyelidikan yang dilakukan oleh Tim Hyena, bawah di Jalan Mugirejo Kelurahan Mugirejo Kecamatan Sungai Pinang, kerap dijadikan transaksi narkotika jenis sabu-sabu.
Kemudian, pada Senin (18/11/2024) dilakukan pemantauan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dari pemantauan yang dilakukan sekitar pukul 13.00 Wita, tampak melintas dua pria dicurigai berboncengan, mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX KT 3287 JM warna merah, kemudian langsung diamankan.
Saat dilakukan penggeledahan terhadap keduanya, ditemukan satu bungkus sabu seberat 4,93 gram bruto, dari kantong celana salah satu pelaku (Andi Aziz). Kemudian dilakukan interogasi awal, bahwa barang haram itu diperoleh dari pria bernama Sabri, yang tinggal tidak jauh dari lokasi kedua tersangka diringkus.
Setelah itu dilakukan pengembangan ke kediaman Sabri, dan petugas mengamankan satu unit ponsel serta uang tunai Rp6.250.000 yang diduga uang hasil penjualan sabu.
Ketiganya pun langsung digelandang ke Mapolresta Samarinda bersama dengan barang bukti, guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Resnarkoba Kompol Bambang Suhandoyo mengatakan untuk para pelaku yang diamankan tersebut diakuinya masuk dalam jaringan, peredaran narkoba dan sudah beraksi sejak lima bulan belakangan terkahir.
“Mereka ini jaringan, sudah sekitar lima bulanan jualan,” sebutnya Selasa (19/11/2024) hari ini.
Ia menyebutkan saat penangkapan pertama, kedua pelaku tersebut baru selesai mengambil barang, dan hendak dijual kembali, ke orang yang memang telah memesan.
“Tetapi, sebelum diberikan ke pemesannya, para pelaku kami amankan lebih dulu,” sebutnya.
Untuk asal barang tersebut hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman, karena pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka.
“Para tersangka masih kami lakukan pemeriksaan, untuk mengetahui asal barang tersebut, termasuk, apakah mereka memiliki jaringan lainnya,” pungkasnya.
Editor: Erwin







Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
7 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG