Kakek 78 Tahun di Samarinda Cabuli Remaja Putri, Sebelum Beraksi Bilang “Biar Cepat Gede”
2 menit baca679 kali dibaca

Penulis:Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Usia lebih satu abad, namun masih punya pikiran bejat, kalimat itu pantas disematkan kepada seorang kakek di Kota Samarinda ini.
Bagaimana tidak, dalam usia 78 tahun, si kakek malah melakukan hal tak senonoh terhadap seorang remaja berusia 17 di Kecamatan Sambutan.
Peristiwa memalukan yang dilakukan si kakek berlangsung Kamis (18/7/2024) sore sekitar pukul 16.00 WITA yang mana saat itu si remaja putri sedang keluar rumah untuk bermain bersama temannya namun temannya itu belum datang.
Si kakek yang notabene tetangga si remaja putri dan saat itu berada di depan gang pun memanggilnya kemudian meminta gadis itu duduk disampingnya. Tak disangka, si kakek langsung memegang bagian paha si remaja putri yang membuatnya langsung pergi sambil berteriak.
Bukannya takut atau merasa khawatir perlakuan pertama dilaporkan, si kakek justru mengulang perbuatannya pada pada Sabtu (20/7/2024) akhir pekan tadi sekitar pukul 09.00 WITA. Si kakek kembali melakukan pencabulan dan kali ini di dalam kamar si remaja putri.
Saat itu kakek tersebut masuk ke dalam kamar dan melihat si gadis sedang tidur. Terbawa nafsu syahwat tinggi, si kakek langsung meraba bagian bokong hingga ke area sensitif korban.
Sontak si gadis terkejut dan terbangun karena merasa ada yang meraba-raba area sensitifnya dan lebih terkejut lagi saat melihat pelaku sudah duduk di samping kasur.
Gadis itu pun bertanya kepada kakek tersebut “ngapain bapak disini” yang dijawab “tidak apa-apa”. Bukannya pergi si gadis remaja tetap berada di kamar sambil bermain ponsel sementara si kakek berdiri dan berjalan menuju ke depan pintu kamar.
Tetapi ternyata si kakek tidak langsung pergi, justru mengamati remaja putri itu dari depan pintu kamar. Karena masih melihat gadis itu kembali berbaring, si kakek kembali mendatangi dan duduk di pinggir Kasur, langsung memegang paha serta area sensitif sambil mengatakan “biar cepat gede” kemudian langsung pergi begitu saja.
Karena tidak terima dengan perlakuan si kakek, gadis itu pun langsung menghubungi orangtuanya yang sedang tidak di rumah. Orangtua si gadis segera pulang dan setibanya di rumah si anak langsung menceritakan apa yang telah diperbuat oleh pria lanjut usia (lansia) tersebut.
Spontan orangtua si gadis pun emosi dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Samarinda Kota untuk diproses lebih lanjut. "Setelah kami terima laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan, dengan mengumpulkan keterangan saksi, serta bukti-bukti," ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Kota Kompol Tri Satria Firdaus saat dihubungi melalui ponselnya Selasa (23/7/2024) sore tadi.
Setelah cukup bukti, Senin (22/7/2024) kemarin sekitar pukul 20.00 WITA malam si kakek langsung diamankan di kediamannya kawasan Kecamatan Sambutan. "Pelaku kami amankan di rumahnya, saat diinterogasi pelaku mengakui telah melakukan perbuatannya itu dua kali dihari yang berbeda," ujar Tri lagi.
Motif si kakek melakukan perbuatan tak senonoh itu lantaran memiliki hasrat atau keinginan melakukan perbuatan tersebut. "Karena hasratnya dia mau begitu, tapi saat ditanya tidak jelas juga," tutup Tri.
Editor: Aspian Nur










