Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Perbuatan nekat dilakukan seorang asisten rumah tangga (ART) di Kota Samarinda. Lantaran terlilit hutang, wanita tersebut nekat mencuri emas milik majikannya sendiri.
1 menit baca674 kali dibaca

Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Perbuatan nekat dilakukan seorang asisten rumah tangga (ART) di Kota Samarinda. Lantaran terlilit hutang, wanita tersebut nekat mencuri emas milik majikannya sendiri.
PL, inisial wanita itu, memulai aksinya sejak Juli 2023 atau setahun yang lalu saat bekerja sebagai ART di Perum Solong Durian, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara.
Pencurian pertama kali dilakukan PL dengan mengambil perhiasan emas seberat 30,1 gram dan berlanjut di bulan Agustus dengan kembali mengambil perhiasan emas hingga majikannya mengalami kerugian Rp45 Juta.
Lantaran terus merasa kehilangan barang-barang berharga miliknya berupa empat gelang emas dan sebuah cincin emas, si pemilik pun mencurigai ART-nya itu dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sungai Pinang, dan pada Sabtu (20/7/2024) akhir pekan tadi sekitar pukul 20.00 WITA wanita 49 tahun itu pun diamankan.
"Kami terima laporan terkait pencurian, kemudian anggota langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi, serta bukti-bukti di TKP," ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Pinang AKP Rahmat Aribowo saat dikonfirmasi Senin (22/7/2024) hari ini.
Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, semua petunjuk mengarah kepada PL.
"Kami langsung amankan pelaku dan saat diinterogasi dia mengakui perbuatannya. Dia mencuri dalam rentan waktu dua bulan, pencurian dilakukan sebanyak empat kali," paparnya.
Terkait dengan motif pelaku sendiri melakukan pencurian tersebut, lantaran dirinya terlilit masalah hutang. "Pengakuannya emasnya itu digadaikan, terus uangnya untuk membayar hutang dan memenuhi keperluan sehari-harinya," ujar Rahmat lagi.
Barang bukti yang diamankan dari pelaku sendiri, berupa gelang emas ukuran kecil, sedangkan perhiasan lainnya, masih berada di pegadaian.
"Satu gelang emas yang kami amankan ini, sempat dikembalikan kepada korban, sebelum akhirnya kami amankan, sedangkan lainnya masih berada di pegadaian," pungkas Rahmat.
Editor: Aspian Nur






47 kali dibaca

Pusat gempa berada di darat 2 km Barat Kolaka
02 Okt 2026, 18:34:10 WIB • Kedalaman 5 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG