Modus keduanya yakni para pelaku ini datang ke toko yang menjadi korbannya dan mengaku sebagai karyawan distributor gula bagian tim audit untuk melakukan pengecekan ke konsumen ada atau tidak keluhan.
Ternyata, korban selaku konsumen tersebut mengaku bahwa gula yang dibeli dari distributor pergudangan terdapat kekurangan timbangan 4 kg. Disinilah keduanya mulai beraksi, dengan mengatakan dua sak gula yang mengalami kekurangan itu akan dibawa ke pergudangan, dan akan digantikan.
Namun, setelah beberapa saat ditunggu oleh korban, kedua pelaku yang mengaku sebagai karyawan pergudangan itu tak kunjung kembali. Lantaran, merasa curiga, akhirnya korban menghubungi pihak pergudangan, ternyata benar saja, pihak pergudangan tidak pernah memerintahkan karyawan untuk melakukan audit pada Kamis (28/3/2024) lalu sekitar pukul 11.50 WITA di salah satu toko Jalan H Marhusin RT 001 Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda.
Karena merasa tertipu, akhirnya korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Samarinda Kota guna proses lebih lanjut. "Setelah kami terima laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan di lapangan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta petunjuk yang ada," ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Kota, Kompol Tri Satria Firdaus saat dikonfirmasi Senin (1/4/2024) hari ini.
Tak perlu waktu lama kurang dari 24 jam petugas pun berhasil mengetahui identitas kedua pelaku, dan diamankan sekitar pukul 19.00 WITA di Jalan Latsitarda V Kelurahan Karang Asam Ulu Kecamatan Sungai Kunjang. "Siang dia beraksi, malamnya kami amankan di rumahnya," sebutnya.
Dari hasil interogasi yang dilakukan ternyata pada 28 Februari lalu, pria kembar ini juga pernah beraksi di Jalan Bendungan, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, pelaku mengambil dua karung gula masing-masing 50 kg.
"Modusnya ya sama, berpura-pura menjadi karyawan distributor gula pergudangan, bagian audit. Untuk total kerugiannya Rp3,9 juta. Dan dari hasil penyelidikan juga, pelaku beraksi di wilayah Sungai Kunjang dan Samarinda Ulu," pungkasnya.
Editor: Maruly Z