Sabtu (12/8/2023) pagi tadi sekitar pukul 09.30 WITA, seorang remaja berusia 15 tahun bernama Andre kehilangan nyawa setelah berenang di danau bekas galian tambang batu bara yang lokasinya berada dibelakang Perum Griya 165, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran.
Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda Riqi Efendi saat dikonfirmasi terkait peristiwa ini menceritakan kronologis kejadian.
Saat itu Andre datang ke lokasi bersama tujuh temannya dengan tujuan berenang.
"Mereka datang delapan orang, termasuk Andre yang mengajak teman-temannya itu untuk berenang karena Andre yang tahu lokasi tujuan mereka berenang" papar Riqi.
"Mereka berenang di danau bekas galian tambang," sambungnya.
Sekitar pukul 10.30 WITA, Tim SAR menerima informasi kalau satu diantara anak yang berenang tenggelam, hanya saja
informasi belum jelas, sehingga untuk memastikan mereka berkoordinasi ke Polsek Palaran dan ternyata benar ada orang tenggelam.
"Kami kroscek ke Polsek dan ternyata benar. Sambil menunggu data lengkap dan kronologis kejadian, kami melakukan persiapan menuju ke lokasi," tuturnya.
Setibanya di lokasi, Tim SAR pun langsung melakukan pencarian dengan menurunkan dua penyelam Basarnas.
"Karena lingkup pencarian kecil, sehingga dilakukan penyelaman di titik tenggelam, dengan menurunkan dua penyelam," ucap Riqi.
Upaya pencarian pun membuahkan hasil sekitar pukul 12.45 WITA atau sekitar tiga jam setelah kejadian
Andre ditemukan di dasar danau dengan kondisi meninggal dunia.
"Pencarian kurang lebih 4 menit, Andre ditemukan di titik awal tenggelam berdasarkan informasi teman-temannya," jelas Riqi.
Jasad Andre langsung dievakuasi dari danau dan dibawa keluarganya ke rumah duka di Jalan Antasari, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran.
Editor Aspian Nur