Modus yang digunakan IRT bernama Masriani (29) itu yakni masuk ke rumah tetangganya dengan berpura-pura hendak buang air besar sekira pukul 11.30 WITA. Ya, pelaku ini dengan bebas masuk ke rumah tetangganya lantaran sudah mengenal baik, sehingga pelaku dipersilakan masuk dan rumah keduanya ini tidak jauh alias bertetangga.
Rupanya, niat jahat Masriani timbul lantaran ia mengaku kepepet karena memerlukan uang untuk keperluan anaknya. Dan ternyata ia pernah mendengar ucapan si pemilik rumah bahwa menyimpan sejumlah uang dan perhiasan di sebuah koper. Melihat kondisi rumah sepi, Masriani pun beraksi.
"Jadi, pelaku (Masriani) membuka koper itu menggunakan pisau dapur, dalam koper ada tas berisi uang serta perhiasan, itu dia ambil," ungkap Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Pinang Kompol Ahmad Abdullah saat dikonfirmasi Minggu (30/7/2023) hari ini.
Setelah berhasil, Masriani bergegas keluar dari rumah tetangganya itu dan menyembunyikan barang curiannya di sebuah pohon tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hingga akhirnya, anak dari pemilik rumah tersebut mendapati koper milik orang tuanya itu rusak akibat sayatan pisau.
Akhirnya, perbuatan Masriani ini ketahuan, pasalnya hanya dirinya yang masuk ke rumah tersebut. Pihak korban pun langsung mencari keberadaan Masriani dan suaminya yakni Aditya Saputra (27), Hingga akhirnya pasutri itu berhasil diamankan di Jalan Wahid Hasyim II, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, sekitar pukul 14.00 WITA.
"Langsung diamankan pihak keluarga korban dan langsung dibawa ke Polsek dan korbannya langsung membuat laporan atas pencurian tersebut," bebernya.
Untuk motifnya sendiri, pengakuan pelaku lantaran terdesak keperluan anaknya. "Ya, kalau suaminya ini mengetahui, tetapi istrinya sebagai pemetik. Karena, saat beraksi itu suaminya tahu itu uang dari kejahatan," sebutnya.
Untuk barang bukti yang diamankan yakni uang tunai Rp 18,5 juta, sebilah pisau, koper, dompet, tas, serta satu unit sepeda motor. "Jadi, dari Rp 18,5 itu, Rp 3 juta dia sisihkan dan ditaruh di bawah jok motor, yang diserahkan Masriani ke suaminya itu," tutupnya.
Editor: Maruly Zainuddin