Wajar kalau warga resah dan akhirnya menginformasikan kepada aparat berwenang yang langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan, pengamatan dan pemantauan di lokasi dimaksud.
Sabtu (22/7/2023) akhir pekan lalu, sekitar pukul 23.00 WITA malam hari, dari tempat pedagang buah di seberang hotel dimaksud, polisi melakukan pengamatan dan melihat seorang pria mengendarai sepeda motor membonceng seorang wanita berpakaian seksi masuk dalam area hotel.
Tak berselang lama, pria yang membonceng wanita tersebut bersama dengan seorang pria menuju ke parkiran hotel dan terlihat pria tersebut memberikan sejumlah uang kepada pelaku.
"Petugas yang tengah memantau langsung mengamankan keduanya, dari hasil interogasi ternyata memang benar mereka sedang transaksi pembayaran prostitusi. Wanita yang menunggu di kamar hotel itu bersama dua pria tadi langsung digelandang ke Polsek Palaran untuk diproses lebih lanjut," ungkap Waka Polresta Samarinda AKBP Eko Budiarto saat rilis kepada media Jumat (28/7/2023) hari ini.
Wanita yang dijajalkan ke pria hidung belang dan pria yang hendak menggunakan jasa si wanita dipulangkan, sementara pelaku yakni SA yang berusia 26 tahun diproses lebih lanjut karena diduga sebagai muncikari, terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO. "Yang dijerat ini muncikarinya dan langsung kami tetapkan tersangka," tegas Eko.
Awal mula adanya TPPO tersebut disebut Eko dari seorang pengunjung sedang nongkrong di sebuah kafe di Palaran, yang saat itu dilayani oleh pelaku (SA) selaku kasir kafe. "Pengunjung itu menanyakan ke pelaku apakah ada wanita yang bisa di-BO (booking), SA langsung menawarkan seorang wanita di kafenya dengan harga Rp1,3 juta untuk satu jam," jelas Eko.
Merasa terlalu mahal akhirnya, terjadi tawar menawar antara pelaku dan pengunjung kafe tersebut. "Ada tawar menawar, mereka sepakat short time Rp600 ribu. Kemudian pelanggannya menunggu di kamar hotel dan si wanita diantar pelaku," terangnya.
SA sendiri mengaku baru pertama kali melakukan perbuatannya. "Ngakunya baru pertama kali, tetapi modusnya dia menawarkan langsung, kan dia bekerja di kafe sebagai kasir," tutup Eko.
Editor: Aspian Nur